Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Bayangkan jika seorang tuna netra berjalan sesuai guiding block yang telah dibangun tersebut. Hampir semuanya tak ramah difabel,” ucap Koordinator FKDK Kudus Rismawan Yulianto, Jumat (4/12/2020).

Selain itu, banyak trotoar yang ketinggiannya sangat tidak lazim. Ada juga, trotoar yang tidak memiliki akses untuk naik.

Sehingga para kaum disabiltas yang menggunakan kursi roda jadi kepayahan untuk naik. “Karena terlalu tinggi jadi sedikit kesulitan,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun berharap semua pemangku kepentingan di Kabupaten Kudus untuk tidak mengabaikan kaum disabilitas. Khususnya hak-hak kaum disabilitas, seperti mendapat trotoar yang layak dan ramah disabilitas.

Para difabel, lanjut  Rismawan, juga diharapkan bisa mendapat ruang lebih untuk berekspresi maupun bekerja dan menjalankan hidupnya.

“Supaya bisa maju dan bisa mandiri, jangan ada pendiskriminasian kaum difabel di sektor apapun dan dari segi manapun,” terangnya.

Ini mereka disuarakan dalam rangkaian peringatakan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.Dalam peringatan ini, FKDK juga membuat masker nonmedis secara swadaya dan membagikannya kepada pengguna Jalan Jendral Sudirman.Dalam kesempatan tersebut, mereka mengajak masyarakat Kudus untuk terus patuh dan taat akan protokol kesehatan. Hal tersebut dikarenakan penularan virus tersebut yang kian massif di Kabupaten Kudus.“Untuk puncak kegiatannya sendiri kami akan menggelar riding city kecil-kecilan, agar kami tidak diabaikan oleh para pemangku kepentingan. Tentunya dengan protokol kesehatan,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler