Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelumnya, juga telah ada lima orang guru di SMP tersebut yang meninggal dengan status terkonfirmasi positif corona. Sehingga menambah total keseluruhan kasus menjadi 19 guru.

Kepala Puskesmas Jekulo dokter Emy Ruyanah membenarkan hal tersebut. Sebanyak 14 guru yang terkonfirmasi positif, adalah para guru yang menjalani tes swab pada Selasa (1/12/2020) pekan lalu.

“Beda dengan lima guru yang meninggal dunia, mereka sudah dirawat terlebih dahulu,” katanya, via sambungan telepon, Senin (7/12/2020) pagi.

Emy menambahkan, untuk kondisi dari para guru tersebut kini tengah dalam keadaan baik. Sebagian besar guru juga tengah menjalani isolasi mandiri.

“Untuk pengawasannya kami titipkan ke puskesmas terdekat dari rumah para guru yang menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Sementara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi juga mengkonfirmasi ada sebanyak 14 pasien positif baru dari SMP 3 Jekulo.

Ke-14 guru tersebut, kata Andini, sebagian besar tengah menjalani isolasi mandiri. Hanya tiga guru yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. “Hampir sebagian besar isolasi mandiri,” jelas Andini.

Diketahui sebelumnya, kabar duka datang dari SMPN 3 Jekulo di Kabupaten Kudus. Lima gurunya, meninggal dan dimakamkan dengan protokol kesehatan secara beruntun sejak akhir pekan lalu.
Diketahui sebelumnya, kabar duka datang dari SMPN 3 Jekulo di Kabupaten Kudus. Lima gurunya, meninggal dan dimakamkan dengan protokol kesehatan secara beruntun sejak akhir pekan lalu.Kelim guru yang meninggal di pekan lalu pun diketahui positif corona.Baca: Tambah Lagi, Guru SMP 3 Jekulo yang Meninggal Karena Covid-19 Jadi Lima OrangDinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus lantas menginstruksikan sekolah terkait untuk membuat kronologi dan rekam perjalanan dan kontak masing-masing guru yang meninggal. Hal tersebut dilakukan, agar pemetaan tracing kontak bisa segera dilakukan.Satu guru di SMP tersebut kembali meninggal dunia pada 3 Desember 2020 lalu. Sehingga menambah kematian guru karena Covid-19 di SMP tersebut menjadi empat orang.Kemudian, satu guru lagi dari SMP tersebut meninggal dunia dengan status positif Covid-19 pada Minggu (7/12/2020) petang. Sehingga penambah jumlah guru yang meninggal dengan status positif Covid-19 di SMP tersebut menjadi lima orang. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler