Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jumlah tersebut pun menambah total akumulasi kasus terkonfirmasi corona di Kabupaten Kudus menjadi 2.851 kasus. Di mana di antaranya, ada sebanyak 348 kasus aktif.

Selain adanya penambahan kasus baru, jumlah pasien sembuh juga mengalami peningkatan.  Yakni sebanyak 28 pasien baru yang sembuh. Sehingga menambah total akumulasi pasien sembuh menjadi 2.195 pasien.

Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi pun menegaskan masyarakat perlu tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Guna bisa terhindar dari virus corona.

“Tidak ada alasan untuk melonggarkan 3M, bagaimanapun juga itu adalah cara yang efektif mencegah virus tersebut,” ucap Andini Kamis (10/12/2020) pagi.

3M sendiri, kata dia, adalah mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker ketika berada di luar rumah, hingga menjaga jarak ketika sedang berada di kerumunan.

“Jika itu bisa diterapkan dengan baik dan benar, maka akan mengurangi risiko terpapar,” ujarnya.

Andini pun menyarankan masyarakat di Kota Kretek yang ingin beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker kain tiga lapis.
Andini pun menyarankan masyarakat di Kota Kretek yang ingin beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker kain tiga lapis.Masker tersebut, dianggap cukup efektif untuk mencegah adanya airbond virus corona di lingkungan sekitar.“Untuk yang beraktivitas di luar rumah memang sebaiknya tiga lapis, tidak perlu masker medis, masker kain tiga lapis sudah cukup,” kata dia.Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat lebih sadar akan etika batuk atau bersin. Mereka, juga diminta untuk mengenakan masker medis ketika tengah mengalami flu dan batuk tersebut.“Khusus untuk medis memang digunakan untuk orang yang bergejala atau semua tenaga kesehatan,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler