ASN di Kudus Diimbau Ikut Jadi Relawan Penanganan Bencana
Anggara Jiwandhana
Kamis, 10 Desember 2020 18:45:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menegaskan, para ASN harus lebih peduli lingkungan sekitar rumahnya, mengingat kini telah memasuki musim hujan. Terlebih, bagi para ASN yang tinggal di daerah rawan bencana.
Hartopo menyebut, para ASN memiliki waktu luang yang cukup untuk turut membantu penanganan bencana alam. Terutama di daerahnya masing-masing.
“ASN perlu peduli lingkungan, ini perlu langkah antisipasi, termasuk penyiapan relawan," ujarnya saat sambutan penutupan Pelatihan Kepemimpinan Administrator angkatan III di Lantai IV Gedung Setda Kudus, Kamis (10/12/2020).
Keberadaan para relawan yang cukup banyak, lanjut dia, diharapkan mampu meringankan langkah-langkah pemkab dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam. Terutama yang disebabkan tingginya curah hujan di Kudus.
Pemkab Kudus sendiri, tambahnya, telah menginstruksikan masing-masing pemerintah desa untuk mempersiapkan tempat pengungsian serta dapur umum.
Sehingga apabila terjadi bencana dan membutuhkan lokasi pengungsian sudah tersedia tempatnya dan tinggal menempatinya.
Menambahkan, Sekretatis Daerah (Sekda) Kudus Sam'ani Intakoris dalam waktu dekat akan menggelar rapat kebencanaan. Dengan tujuan memaksimalkan fungsi dan peran dari BPBD.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



