Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal tersebut dikarenakan para pekerja akan segera memagari area bangunan dengan penutup dan segera melakukan pembongkaran.

“Kami minta kalau masih ada barang yang masih di sini segera diambil saja,” ucap rekanan pemenang lelang, Zaenal, Kamis (17/12/2020).

Sampai saat ini sendiri, masih ada sekitar 20 persen  kios yang masih berisi barang dagangan. Sementara sisanya sudah dalam keadaan kosong.

“Segera saja, khawatirnya saat proses pembongkaran dan masih ada yang mengambil barang malah bisa tertimpa atau bagaimana,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, proses pembongkaran akan berlangsung hingga dua setengah bulan ke depan. Dengan melibatkan tiga alat berat breaker dan puluhan pekerja. “Paling lama sekitar tiga bulan, kami punya sekitar 25 kru untuk ini,” tambah dia.

Pengerjaannya sendiri, kata dia, kini tengah mengeluarkan bagian-bagian kecil di dalam bangunan. Mulai dari kabel, papan toko, rolling door , dan sejumlah barang lainnya.
Pengerjaannya sendiri, kata dia, kini tengah mengeluarkan bagian-bagian kecil di dalam bangunan. Mulai dari kabel, papan toko, rolling door , dan sejumlah barang lainnya.“Khusus untuk di luar toko saja, yang di dalam toko seperti lemari atau barang dagangan lainnya kami persilahkan diambil yang punya,” tandasnya.Senada, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus Eko Djumartono juga berharap para pemilik barang untuk segera mengambil barang dagangan yang tersisa.Hal tersebut karena are mal Matahari akan dipagari untuk dilakukan pembongkaran. “Kami memang meminta pengembang untuk menutup area mal saat pembongkaran, agar tak ada aktivitas orang lalu lalang di sana karena bisa membahayakan,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler