Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jumlah tersebut pun menambah total akumulasi kasus terkonfirmasi corona di Kabupaten Kudus menjadi 3.567 kasus. Di mana di antaranya, ada sebanyak 322 kasus aktif corona.

Dengan rincian 113 pasien menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan penanganan corona di Kudus dan 209 kasus lainnya tengah menjalani isolasi mandiri.

Selain adanya penambahan kasus baru, jumlah pasien sembuh juga mengalami peningkatan. Yakni sebanyak 47 pasien baru yang sembuh. Sehingga menambah total akumulasi pasien sembuh menjadi 2.882 pasien.

Angka kematian pasien corona juga masih mengalami peningkatan dari hari ke hari. Hingga kini, totalnya mencapai 363 orang.

Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi pun menegaskan masyarakat perlu tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Guna bisa terhindar dari virus corona.

“Tidak ada alasan untuk melonggarkan 3M, bagaimanapun juga itu adalah cara yang efektif mencegah virus tersebut,” ucap Andini Jumat (1/1/2021).

3M sendiri, kata dia, adalah mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker ketika berada di luar rumah, hingga menjaga jarak ketika sedang berada di kerumunan.

“Jika itu bisa diterapkan dengan baik dan benar, maka akan mengurangi resiko terpapar,” katanya.
“Jika itu bisa diterapkan dengan baik dan benar, maka akan mengurangi resiko terpapar,” katanya.Andini pun menyarankan masyarakat di Kota Kretek yang ingin beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker kain tiga lapis.Maker tersebut, dianggap cukup efektif untuk mencegah adanya airbond virus corona di lingkungan sekitar.“Untuk yang beraktivitas di luar rumah memang sebaiknya tiga lapis, tidak perlu masker medis, masker kain tiga lapis sudah cukup,” kata dia.Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat lebih sadar akan etika batuk atau bersin. Mereka, juga diminta untuk mengenakan masker medis ketika tengah mengalami flu dan batuk tersebut.“Khusus untuk masker medis memang digunakan untuk orang yang bergejala atau semua tenaga kesehatan,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler