Satu Pengunjung Mal di Kudus Positif Rapid Antigen, Pelaku Perjalanan Juga Diperiksa
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 2 Januari 2021 12:31:33
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir penularan virus Covid-19 dan menangulangi lonjakan kasus Covid-19 di Kudus usai libur panjang akhir tahun kemarin.
Plt Kepala DKK Kudus dokter Andini Aridewi merincikan, lima lokasi tersebut adalah di Terminal Induk Jati Kudus dan perbatasan Kudus-Pati yang dipusatkan di Puskesmas Jekulo untuk menyasar pelaku perjalanan.
Sementar tiga lainnya, berada di Mall Ada Kudus, Ramayana Kudus, dan Hypermart Kudus. Dengan sasaran orang berkerumun dan pelaku perjalanan.
“Kami pusatkan di lima titik ini, dengan total rapid antigen yang tersedia yakni sebanyak 200 buah,” ucap Andini di lokasi skrining di ADA Kudus, Sabtu (2/1/2021).
Hingga siang ini, kata dia, sudah ada sekitar puluhan data yang masuk. Hasilnya, sambung dia, dari 30 sampel testing di ADA Kudus, ada satu pengunjung yang positif antigen.
“Kemudian kami lakukan swab PCR di tempat dan kami instruksikan untuk segera pulang dan isolasi mandiri dengan pantauan puskesmas setempat,” jelas dia.
Rapid antigen yang dipakai Pemkab Kudus saat ini sendiri merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



