Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jumlah tersebut dibarengi dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 104,66.

Selain komoditas di kelompok pengeluaran tersebut, sejumlah kelompok pengeluaran lain juga menjadi penyebab inflasi di bulan Desember 2020 lalu. Yakni kelompok pengeluaran rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,43 persen.

Kemudian kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran sebesar 0,46 persen. Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09 persen. Serta kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 1,33 persen.

Selain itu, kelompok perlengkapan dan peralatan rumah tangga juga mengalami inflasi sebesar 0,13 persen. Kelompok transportasi naik sebesar 0,05 persen, dan kelompok komunikasi, informasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.

Sementara untuk kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah kelompok penurunan jasa pribadi dan lainnya, yakni sebesar 0,47 persen.

“Untuk kelompok kesehatan dan pendidikan, serta pakaian dan alas kaki masih stabil,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik Kudus Rahmadi Agus Santosa, Selasa (5/1/2021).

Walau demikian, jumlah inflasi tersebut terbilang rendah dibanding sejumlah kota dan kabupaten pembanding lain.
Walau demikian, jumlah inflasi tersebut terbilang rendah dibanding sejumlah kota dan kabupaten pembanding lain.Yang paling tinggi, sambung dia, adalah Kota Tegal 0,56 persen dan Kota Semarang sebesar 0,49 persen. Kudus sendiri berada di urutan ketiga dengan 0,42 persen.Di bawahnya, ada Cilacap 0,35 persen, Kota Purwokerto 0,33 peren, dan Kota Surakarta 0,32 persen.Sedang secara nasional, kata Rahmadi, pada bulan Desember 2020 lalu mengalami inflasi sebesar 0,45 persen dengan indeks harga 105,68 persen.“Sementara untuk Jawa Tengah mengalami inflasi 0,46 persen dengan indeks harga 105,51 persen,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler