Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Unsur forum pimpinan daerah di Kabupaten Kudus mengawali proses vaksinasi Covid-19 di Kota Kretek, Senin (25/1/2021). Plt Bupati Kudus HM Hartopo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin dari Sinovac itu.

Kemudian disusul Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma serta unsur pimpinan daerah lainnya.

Namun, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus Masan tidak turut dalam unsur pimpinan yang disuntik vaksin.

“Saya sudah alumni Covid-19, jadi secara rekomendasi tidak perlu disuntik,” ucap Masan dengan nada tersenyum.

Masan mengatakan, ia sudah pernah terpapar virus Covid-19, sehingga antibodi untuk melawan virus tersebut sudah terbentuk di dalam dirinya. “Jadi menurut informasi dari dokter, saya tidak perlu divaksin,” kata dia.

Masan sendiri, kini sudah seratus persen sembuh dari virus tersebut. Usai menjalani perawatan kurang lebih dua pekan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus.

Baca: Sempat Grogi Akan Disuntik Vaksin Covid, Plt Bupati Kudus: Seperti Dicokot Krangkang
Baca: Sempat Grogi Akan Disuntik Vaksin Covid, Plt Bupati Kudus: Seperti Dicokot KrangkangSementara dengan adanya vaksinasi ini, pihaknya berharap jika vaksinasi jadi satu solusi untuk menekan angka penularan di Kabupaten Kudus.Walau demikian, pihaknya juga menegaskan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga angka penularan benar-benar bisa ditekan semaksimal mungkin.“Karena kena Covid-19 itu sakitnya luar biasa, jadi jangan sampai terkena Covid-19,” tandasnya.Masan sendiri, mengaku siap untuk mendonorkan plasma darahnya apabila ada pasien Coid-19 yang membutuhkan. “Saya siap, golongan darah saya O,” tambahnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler