MURIANEWS, Kudus – Kasus aktif corona di Kabupaten Kudus kini menurun di angka 483 pasien. Setelah sebelumnya, kasus mencapai 500 pasien lebih di akhir pekan kemarin.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menyebutkan, penurunan kasus juga dikarenakan ada sebanyak 62 pasien sembuh baru. Walau memang, pasien baru juga bertambah sebanyak 34 orang.
“Hingga Rabu ini, pasien aktif corona mencapai 483 orang, dari total kasus secara kumulatif kini 4.699,” ucap Andini, Rabu (27/1/2021).
Untuk rincian kasus aktifnya sendiri, sambung dia, adalah sebanyak 122 pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan dan sebanyak 361 pasien menjalani isolasi mandiri.
“Mereka yang tidak bergejala dan keadaan rumahnya mendukung diperbolehkan menjalani isolasi mandiri,” ujarnya.
Sementara untuk angka kesembuhan pasien corona di Kabupaten Kudus, kata Andini, kini sudah mencapai 3772 orang. Namun, juga dibarengi dengan angka kematian yang cukup tinggi, yakni 444 orang.
“Kami terus berupaya menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan pasien,” lanjut dia.
Selain itu, pihaknya juga masih memantau sebanyak 2.584 kontak erat, 317 suspek, dan 78 probable. Dari 317 suspek dalam wilayah. Untuk rincian suspek, ada sebayak 182 dirawat dan 135 isolasi mandiri.
Selain itu, pihaknya juga masih memantau sebanyak 2.584 kontak erat, 317 suspek, dan 78 probable. Dari 317 suspek dalam wilayah. Untuk rincian suspek, ada sebayak 182 dirawat dan 135 isolasi mandiri.“Sementara 81 kasus probable, keseluruhannya meninggal dunia,” rinci dia.Untuk mengantisipasi penambahan kasus baru, pihak Satgas juga telah menambah jumlah tempat tidur (TT) isolasi dan TT ICU isolasi di Kabupaten Kudus untuk merawat pasien corona dalam dan luar Kudus.Hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mendukung Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tengah berlangsung di Kabupaten Kudus. Serta apabila terjadi lonjakan kasus rujukan dari luar kota“Untuk saat ini, sudah bertambah sebanyak 355 TT, itu termasuk TT ICU isolasi,” jelas dia.Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat bisa tertib dan patuh pada penerapan protokol kesehatan yang ada. Mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak, dan yang terpernting memakai masker. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha
[caption id="attachment_202166" align="alignleft" width="1280"]

dr Andini Aridewi, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Kasus aktif corona di Kabupaten Kudus kini menurun di angka 483 pasien. Setelah sebelumnya, kasus mencapai 500 pasien lebih di akhir pekan kemarin.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menyebutkan, penurunan kasus juga dikarenakan ada sebanyak 62 pasien sembuh baru. Walau memang, pasien baru juga bertambah sebanyak 34 orang.
“Hingga Rabu ini, pasien aktif corona mencapai 483 orang, dari total kasus secara kumulatif kini 4.699,” ucap Andini, Rabu (27/1/2021).
Untuk rincian kasus aktifnya sendiri, sambung dia, adalah sebanyak 122 pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan dan sebanyak 361 pasien menjalani isolasi mandiri.
“Mereka yang tidak bergejala dan keadaan rumahnya mendukung diperbolehkan menjalani isolasi mandiri,” ujarnya.
Sementara untuk angka kesembuhan pasien corona di Kabupaten Kudus, kata Andini, kini sudah mencapai 3772 orang. Namun, juga dibarengi dengan angka kematian yang cukup tinggi, yakni 444 orang.
“Kami terus berupaya menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan pasien,” lanjut dia.
Selain itu, pihaknya juga masih memantau sebanyak 2.584 kontak erat, 317 suspek, dan 78 probable. Dari 317 suspek dalam wilayah. Untuk rincian suspek, ada sebayak 182 dirawat dan 135 isolasi mandiri.
“Sementara 81 kasus probable, keseluruhannya meninggal dunia,” rinci dia.
Untuk mengantisipasi penambahan kasus baru, pihak Satgas juga telah menambah jumlah tempat tidur (TT) isolasi dan TT ICU isolasi di Kabupaten Kudus untuk merawat pasien corona dalam dan luar Kudus.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mendukung Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tengah berlangsung di Kabupaten Kudus. Serta apabila terjadi lonjakan kasus rujukan dari luar kota
“Untuk saat ini, sudah bertambah sebanyak 355 TT, itu termasuk TT ICU isolasi,” jelas dia.
Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat bisa tertib dan patuh pada penerapan protokol kesehatan yang ada. Mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak, dan yang terpernting memakai masker.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha