MURIANEWS, Kudus – Satuan tugas penanganan Covid-19 Kudus kembali mencatat adanya penambahan pada jumlah pasien sembuh di Kabupaten Kudus pada, Sabtu (13/2/2021) malam. Yakni sebanyak 38 pasien yang keseluruhannya berasal dari dalam wilayah.
Satgas penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menyatakan, semua pasien baru yang sembuh telah menyelesaikan masa perawatannya ataupun masa isolasi mandirinya.
“Sehingga ketika sudah dua pekan dan tidak ada gejala mereka sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19,” ucap Andini Minggu (14/2/2021)
Penambahan pasien sembuh kali ini, menambah jumlah total pasien corona sembuh di Kudus menjadi 4.424 orang. Dari total keseluruhan kasus yang kini mencapai 5.205 kasus.
“Walau demikian, kami terus mengimbau agar masyarakat bisa dan mau menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” lanjut dia.
Hal tersebut, kata Andini, dilakukan karena masih ada penambahan kasus per harinya yang juga tak kalah banyak. Pada Kamis malam sendiri, Satgas penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 29 pasien dalam wilayah yang baru.
Jumlah tersebut, menjadikan kasus aktif corona di Kabupaten Kudus menjadi 306 pasien. Dengan rincian, 235 pasien menjalani isolasi mandiri dan 71 pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Kudus.
Selain itu, jumlah pasien meninggal juga bertambah dua orang. Sehingga kini, kasus pasien corona meninggal di Kudus menjadi 475 orang.
“Sehingga perlu jadi perhatian untuk tetap memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak di kerumunan,” kata Andini.Selain itu,di Kabupaten Kudus sendiri kini masih terdapat 4.569 kontak erat masih yang masih dipantau, 145 suspek, dan 81 probable. Dari 145 suspek dalam wilayah sebayak 37 dirawat dan 108 isolasi mandiri .“Sementara untuk 81 kasus probable, semuanya meninggal dunia,” tandasnya.Pada PPKM jilid II sendiri, kasus pasien aktif corona dan angka kematian pasien corona di Kabupaten Kudus kembali mengalami penurunan. Untuk angka pasien aktif di Kudus turun menjadi 8,06 persen dari PPKM Tahap I sebesar 11,45 persen.Kemudian untuk angka kematian, kembali turun menjadi 9,17 persen di PPKM tahap II. Dari PPKM tahap I yang jumlahnya mencapai 9,42 persen.Sementara untuk angka kesembuhan pasien, lanjut Andini, juga turut mengalami kenaikan. Jika pada PPKM pertama angka kesembuhan di angka 79,27 persen, kini pada tahap kedua naik menjadi 82,91 persen. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi
[caption id="attachment_185042" align="alignleft" width="880"]

Ilustrasi (Freepik)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Satuan tugas penanganan Covid-19 Kudus kembali mencatat adanya penambahan pada jumlah pasien sembuh di Kabupaten Kudus pada, Sabtu (13/2/2021) malam. Yakni sebanyak 38 pasien yang keseluruhannya berasal dari dalam wilayah.
Satgas penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menyatakan, semua pasien baru yang sembuh telah menyelesaikan masa perawatannya ataupun masa isolasi mandirinya.
“Sehingga ketika sudah dua pekan dan tidak ada gejala mereka sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19,” ucap Andini Minggu (14/2/2021)
Penambahan pasien sembuh kali ini, menambah jumlah total pasien corona sembuh di Kudus menjadi 4.424 orang. Dari total keseluruhan kasus yang kini mencapai 5.205 kasus.
“Walau demikian, kami terus mengimbau agar masyarakat bisa dan mau menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” lanjut dia.
Hal tersebut, kata Andini, dilakukan karena masih ada penambahan kasus per harinya yang juga tak kalah banyak. Pada Kamis malam sendiri, Satgas penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 29 pasien dalam wilayah yang baru.
Jumlah tersebut, menjadikan kasus aktif corona di Kabupaten Kudus menjadi 306 pasien. Dengan rincian, 235 pasien menjalani isolasi mandiri dan 71 pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Kudus.
Selain itu, jumlah pasien meninggal juga bertambah dua orang. Sehingga kini, kasus pasien corona meninggal di Kudus menjadi 475 orang.
“Sehingga perlu jadi perhatian untuk tetap memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak di kerumunan,” kata Andini.
Selain itu,di Kabupaten Kudus sendiri kini masih terdapat 4.569 kontak erat masih yang masih dipantau, 145 suspek, dan 81 probable. Dari 145 suspek dalam wilayah sebayak 37 dirawat dan 108 isolasi mandiri .
“Sementara untuk 81 kasus probable, semuanya meninggal dunia,” tandasnya.
Pada PPKM jilid II sendiri, kasus pasien aktif corona dan angka kematian pasien corona di Kabupaten Kudus kembali mengalami penurunan. Untuk angka pasien aktif di Kudus turun menjadi 8,06 persen dari PPKM Tahap I sebesar 11,45 persen.
Kemudian untuk angka kematian, kembali turun menjadi 9,17 persen di PPKM tahap II. Dari PPKM tahap I yang jumlahnya mencapai 9,42 persen.
Sementara untuk angka kesembuhan pasien, lanjut Andini, juga turut mengalami kenaikan. Jika pada PPKM pertama angka kesembuhan di angka 79,27 persen, kini pada tahap kedua naik menjadi 82,91 persen.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi