Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


[caption id="attachment_189974" align="alignleft" width="880"] Dua petugas tengah memperagakan pengekstraksian sampel di Lab Uji Covid milik RSUD Kudus saat peresmian lab beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]

MURIANEWS, Kudus – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kudus kini mencapai angka 5.302 kasus dalam wilayah. Setelah pada Rabu (17/2/2021) malam, ada sebanyak 24 kasus baru yang dicatat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus.

“Yang paling banyak dari Kecamatan Kota sebanyak tujuh orang, kemudian Jati enam orang, Bae dan Mejobo masing-masing tiga orang, Undaan, Jekulo dan Gebog dua orang, serta satu orang dari Kaliwungu,” ucap Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andiri Aridewi, Kamis (18/2/2021).

Untuk kasus aktifnya sendiri, lanjut Andini, ada sebanyak 306 kasus aktif. Dengan rincian 232 pasien menjalani isolasi mandiri dan 74 pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kudus.

“Mereka yang tak bergejala dan tempatnya mendukung dipersilahkan untuk isolasi mandiri di rumah, sementara yang bergejala sedang ke berat dirawat di rumah sakit,” kata dia.

Sementara untuk kasus pasien sembuh kini, bertambah sebanyak 21 orang. Penambahan tersebut pun menambah jumlah pasien sembuh menjadi sebanyak 4.512 orang.

“Untuk pasien meninggalnya, juga bertambah tiga orang. Sehingga menjadi 484 orang,” rinci dia.

Di Kabupaten Kudus sendiri, kata Andini, juga masih terdapat 4.855 kontak erat masih dipantau, 138 suspek, dan 81 probable. Dari 138 suspek dalam wilayah sebayak 31 dirawat dan 107 isolasi mandiri.
Di Kabupaten Kudus sendiri, kata Andini, juga masih terdapat 4.855 kontak erat masih dipantau, 138 suspek, dan 81 probable. Dari 138 suspek dalam wilayah sebayak 31 dirawat dan 107 isolasi mandiri.“Sementara untuk 81 pasien probable, semuanya meninggal dunia,” terangnya.Oleh karena itu, pihaknya pun berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal tersebut dikarenakan 3M adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan.“Kami harap masyarakat tak abai akan ini, itu adalah cara ampuh untuk menangkal virus corona,” kata dia.Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal.“Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler