Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Jumlah kasus pasien aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus kembali menurun menjadi 241 pasien pada Jumat (15/2/2021). Sebelumnya, kasus aktif sempat naik di angka 304 pasien awal pekan ini.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menjelaskann, terjadinya penurunan pada pasien aktif di Kudus karena pada hari Kamis (14/2/2021) kemarin, jumlah pasien sembuh lebih banyak daripada jumlah pasien baru.

Andini merincikan, untuk pasien sembuh sendiri, bertambah sebanyak 83 orang. Sementara untuk kasus pasien baru, bertambah 22 orang.

“Namun masyarakat tetap harus mengedepankan protokol kesehatan dengan ketat,” ucap Andini Jumat siang.

Penambahan 83 pasien sembuh tersebut pun menjadikan jumlah keseluruhan pasien sembuh menjadi sebanyak 4.595 pasien. Sementara untuk kasus aktif, berada di angka 241 pasien. “Rinciannya, 74 pasien dirawat dan 167 pasien menjalani isolasi mandiri,” lanjut Andini.

Selain mencatat adanya penambahan pada pasien sembuh dan kasus baru, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus juga mencatat adanya penambahan jumlah pasien meninggal.

“Yakni bertambah empat orang, jumlahnya kini menjadi 488 orang. Sementara total kasus akumulatif kini menjadi 5.324 kasus,” kata dia.Selain itu, Kabupaten Kudus juga masih memantau sebanyak 4.968 kontak erat, 167 suspek, dan 76 probable. Dari 167 suspek dalam wilayah sebayak 35 dirawat dan 132 isolasi mandiri. “Sementara 76 probable, semuanya meninggal dunia,” rincinya.Oleh karena itu, pihaknya pun berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal tersebut dikarenakan 3M adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan.“Kami harap masyarakat tak abai akan ini, itu adalah cara ampuh untuk menangkal virus corona,” kata dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler