Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kini tengah fokus memulihkan kondisi wilayah yang terdampak banjir di sejumlah titik di Kabupaten Kudus. Sejumlah bantuan untuk menunjang pemulihan pun mulai diberikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, sejumlah bantuan sudah mulai didistribusikan. Mulai dari bantuan benih tanam, pompa penyedot genangan di sawah, hingga bantuan sosial lainnya. “Sampai saat ini sudah berjalan,” kata Hartopo, Selasa (2/3/2021).

Selain itu, pihaknya juga kini akan menganggarkan dana untuk perbaikan sejumlah tanggul dan talut yang dirasa mendesak.

Seperti tanggul-tanggul tanah yang didapati banyak lubang tikus maupun yuyu (kepiting sungai). “Itu nanti akan kami tambal dan kami tinggikan,” lanjutnya.

Sementara untuk tanggul-tanggul seperti di Desa Kesambi, akan segera dilakukan penambalan dengan menggunakan semen. “Tengah kita anggarkan, semoga bisa segera dikerjakan,” jelasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus sendiri telah mendistribusikan sisa bantuan logistik banjir kepada warga terdampak banjir di tiga kecamatan di Kudus.

Yakni berupa paket sembako seperti minyak, beras, dan mi instan. "Karena ada sisa, logistik kami dropping ke keluarga terdampak banjir yang masih pemulihan ekonomi pascabanjir," ucap Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Budi Waluyo, Selasa (2/3/2021).Budi merincikan, tiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Mejobo, Kecamatan Undaan, dan Kecamatan Jati. Di mana masih terdapat sejumlah rumah yang terendam genangan banjir."Masih ada, sepeti di Jati Wetan, halaman rumahnya masih tergenang, tapi yang dalam sudah tidak karena lebih tinggi,” sambungnya.Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penanganan pascabanjir di sejumlah titik seperti di Desa Tanjungkarang yang terdapat banyak tumpukan sampah dan jalanan yang berlumpur. “Dilakukan pembersihan di daerah-daerah yang sempat terendam banjir,” jelasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler