Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Jumlah akumulasi kasus corona di Kabupaten Kudus kini berada di angka 5.509 kasus. Dari jumlah tersebut, masih tersisa sebanyak 160 pasien aktif yang menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.

Dengan rincian, 124 pasien menjalani isolasi mandiri dan 36 pasien yang dirawat di sejumah rumah sakit rujukan penanganan corona.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi mengatakan, jumlah pasien sembuh kini juga terus mengalami peningkatan. Hingga kini, jumlah pasien sembuh berada di angka 4.843 orang.

“Pada Kamis malam sendiri kami mencatat ada sebanyak 14 pasien baru dan 15 pasien sembuh,” ucap Andini, Jumat (5/3/2021).

Sementara untuk kasus pasien meninggal, sambung dia, kini berada di angka 506 orang. Setelah pada Kamis malam, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada dua kasus pasien meninggal baru. “Sebagian besar karena penyakit penyerta,” kata dia.

Andini menyebut, untuk kasus kontak erat masih dipantau, kini berjumlah 5.324 kontak erat. Sementara untuk pasien suspek, ada sebanyak 27 suspek. Dari 27 suspek dalam wilayah sebayak 25 dirawat dan 2 isolasi mandiri. “Selain itu juga ada 78 kasus probable meninggal dunia,” sambungnya.
Andini menyebut, untuk kasus kontak erat masih dipantau, kini berjumlah 5.324 kontak erat. Sementara untuk pasien suspek, ada sebanyak 27 suspek. Dari 27 suspek dalam wilayah sebayak 25 dirawat dan 2 isolasi mandiri. “Selain itu juga ada 78 kasus probable meninggal dunia,” sambungnya.Pihaknya berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal tersebut dikarenakan 3M adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan.“Kami harap masyarakat tak abai akan ini, itu adalah cara ampuh untuk menangkal virus corona,” kata dia.Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler