Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus kembali mencatat adanya penambahan kasus konfirmasi baru pada Selasa (9/3/2021) malam. Yakni sebanyak 16 pasien dalam wilayah.

Adanya 16 kasus baru tersebut, menambah jumlah pasien aktif corona di Kabupaten Kudus menjadi sebanyak 167 pasien. Sementara total kasus akumulasi sebanyak 5.592 kasus.

Satgas Penanganan Covid-19 dr Andini Aridewi merincikan, ke-16 pasien baru tersebut berasal dari lima kecamatan yang berbeda. Dengan rincian, enam pasien dari Kecamatan Kaliwungu, lima pasien dari Bae, dan masing-masing dua pasien dari Kota dan Jati.

“Satu pasien lagi dari Kecamatan Dawe,” ucap Andini, Rabu (10/3/2021).

Walau demikian, penambahan pasien sembuh juga lumayan banyak pada Jumat malam. Yakni sebanyak 10 pasien dalam wilayah. Sehingga kini, total pasien sembuh corona di Kabupaten Kudus kini menjadi 4.915 orang.

"Sementara untuk kasus kematian, bertambah satu orang. Sehingga kini jumlahnya ada 510 kasus," katanya.

Selain itu, Kabupaten Kudus juga masih memiliki 5.194 kontak erat masih dipantau, 35 suspek, dan 78 probable. Dari 35 suspek dalam wilayah sebayak 29 dirawat dan 6 isolasi mandiri

"Untuk 78 kasus probable, semuanya meninggal dunia," sambungnya.Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal tersebut dikarenakan 3M adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan.“Kami harap masyarakat tak abai akan ini, itu adalah cara ampuh untuk menangkal virus corona,” ujarnya.Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal.“Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler