Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus masih mencatat adanya penambahan kasus corona baru dalam wilayah. Meski demikian, jumlahnya tak begitu banyak ketimbang sebelum-sebelumnya, yakni empat pasien pada Selasa (23/3/2021) malam.

Adanya penambahan kasus baru tersebut, tidak terlalu memengaruhi jumlah pasien aktif yang ada di Kabupaten Kudus saat ini. Pasalnya, jumlah pasien sembuh juga bertambah sebanyak tujuh orang di waktu yang sama.

“Sehingga jumlah kasus aktif kini berada di angka 90 pasien. Rinciannya, 25 pasien menjalani perawatan dan 65 pasien menjalani isolasi mandiri,” kata dr Andini Aridewi, Rabu (24/3/2021).

Sementara untuk jumlah pasien sembuh kini, kata Andini, berada di angka 5.098 pasien. Kemudian untuk kasus kematian, berada di angka 515 pasien, dari total kasus sebanyak 5.703.

“Jumlah tersebut masih bisa bertambah, karena saat ini penambahan pasien sembuh dan kasus baru bersifat fluktuatif,” ujarnya.

Selain itu, Kabupaten Kudus juga masih memiliki 5.249 kontak erat dipantau, 24 suspek, dan 78 probable. Dari 24 suspek dalam wilayah sebayak 22 dirawat dan 2 isolasi mandiri. “Untuk 78 kasus probable semuanya meninggal,” sambungnya.
Selain itu, Kabupaten Kudus juga masih memiliki 5.249 kontak erat dipantau, 24 suspek, dan 78 probable. Dari 24 suspek dalam wilayah sebayak 22 dirawat dan 2 isolasi mandiri. “Untuk 78 kasus probable semuanya meninggal,” sambungnya.Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal tersebut dikarenakan 3M adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan.“Kami harap masyarakat tak abai akan ini, itu adalah cara ampuh untuk menangkal virus corona,” kata dia.Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal. “Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler