Gadis ABG di Kudus Tercebur Sumur Sedalam 20 Meter, Berhasil Dievakuasi dan Selamat
Anggara Jiwandhana
Rabu, 24 Maret 2021 15:08:57
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Seorang remaja perempuan berinisial RM (15) di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus terjatuh ke dalam sumur sedalam 20 meter, Rabu (24/3/2021) siang. Beruntung, korban berhasil dievakuasi dengan selamat.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan, korban diketahui tercebur sumur sekitar pukul 12.00 WIB.
“Saat itu ayah korban pulang ke rumah dan mendengar ada teriakan di dalam sumur,” katanya.
Mendengar teriakan tersebut, ayah korban lantas mencari sumber suara tersebut. Hingga didapati sang anak tengah berada di dalam sumur dan berteriak.
“Ayah korban juga langsung mencari pertolongan warga sekitar,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah warga saat mengevakuasi gadis tercebut sumur di Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Seorang remaja perempuan berinisial RM (15) di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus terjatuh ke dalam sumur sedalam 20 meter, Rabu (24/3/2021) siang. Beruntung, korban berhasil dievakuasi dengan selamat.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan, korban diketahui tercebur sumur sekitar pukul 12.00 WIB.
“Saat itu ayah korban pulang ke rumah dan mendengar ada teriakan di dalam sumur,” katanya.
Mendengar teriakan tersebut, ayah korban lantas mencari sumber suara tersebut. Hingga didapati sang anak tengah berada di dalam sumur dan berteriak.
“Ayah korban juga langsung mencari pertolongan warga sekitar,” ujarnya.
Budi menyebut, evakuasi korban membutuhkan waktu sekitar setengah jam dengan menggunakan bantuan tangga. Hingga akhirnya korban bisa dievakuasi dengan selamat.
“Berdasarkan pemeriksaan, korban mengalami luka ringan dan kaget,” jelas dia.
Sementara berdasarkan informasi, korban diketahui tengah mengalami tekanan kejiwaan usai ibu kandungnya meninggal dunia.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha