Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan City Walk Sunan Kudus akan berjualan di kawasan tersebut, mulai Jumat (26/3/2021) malam ini. Total, ada sekitar 50 PKL lebih yang akan memadati kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengkonfirmasi hal tersebut. Hanya, pembukaannya tak ada seremoni apapun karena dalam masa pandemi corona.

"Sudah mulai berjalan hari, tapi tidak ada seremoni apa-apa, langsung berjualan saja," katanya.

Untuk mencegah adanya kerumunan, pihaknya pun tetap akan menyiapkan petugas dan bekerja sama dengan dinas-dinas terkait. Dengan harapan bisa mengurai kerumunan. Terutama di titik-titik seperti depan Rutan IIB Kudus.

Pembukan malam nanti pun akan menjadi evaluasi untuk pemberlakuan ke depannya. Jika terdapat kerumunan, maka lampu di ikon City Walk Sunan Kudus akan dimatikan.

"Tetap kami lakukan pengamanan bersama dinas terkait untuk mengurai kerumunan," jelas dia.

Sudiharti berharap, para PKL yang akan menempati kawasan tersebut bisa terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan para pemilik toko. Sehingga tidak ada kesalahan komunikasi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara Ketua Paguyuban PKL Pekojan Mundloha menuturkan, banyak dari para PKL akan mulai berjualan di kawasan tersebut mulai malam nanti. Lengkap dengan tenda seragam bantuan dari PR Sukun.

“Nanti malam mulai berjualan, dimungkinkan sudah banyak yang akan menggelar dagangannya,” kata dia.
“Nanti malam mulai berjualan, dimungkinkan sudah banyak yang akan menggelar dagangannya,” kata dia.Terkait permasalahan komunikasi dengan sejumlah pemilik toko, Toha mengatakan sudah diselesaikan secara baik-baik dan tidak ada permasalahan lagi.“Memang sempat ada kesalahan komunikasi, tapi sudah tidak masalah,” jelas dia.Pihaknya pun berharap, adanya PKL di kawasan tersebut bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan luar daerah. Terutama bagi mereka yang ingin berburu kuliner malam.“Jadi kawasan City Walk Sunan Kudus bisa lebih hidup lagi,” tandasnya.Untuk diketahui, PKL di kawasan tersebut sempat direlokasi di Gang 1 selama pembangunan Kudus City Walk berlangsung. Adanya relokasi tersebut pun mengurangi jumlah PKL yang aktif di paguyuban tersebut yakni dari 60 PKL ke 43 PKL.Sementara untuk daya tampung PKL di City Walk Sunan Kudus adalah sebanyak 60 tenda PKL. Untuk pagi harinya, ada sebanyak 60 PKL suvenir. Sementara malamnya, juga ada sebanyak 60 PKL kuliner. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler