Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Jumlah pasien corona aktif di Kabupaten Kudus mengalami kenaikan pada pekan pertama April 2021. Hingga Sabtu (3/4/2021), jumlah pasien aktif berada di angka 108 pasien.

“Rinciannya 20 pasien dirawat dan 88 pasien menjalani isolasi mandiri,” ucap Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi.

Sementara untuk jumlah pasien sembuh, kini berada di angka 5.158 orang. Kemudian untuk kasus kematian pasien corona, berada di angka 520 orang, dari total kasus secara keseluruhan yakni sebanyak 5.786 kasus.

Selain itu, pihak Satgas kini juga masih memantau sebanyak 5.786 kontak erat, 17 suspek, dan 78 probable. Dari 17 suspek dalam wilayah sebayak 15 dirawat dan dua isolasi mandiri.

“Untuk 78 kasus probable semuanya meninggal dunia,” rincinya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak lengah dengan penurunan kasus ini. Itu dilakukan supaya kasus corona di Kabupaten Kudus terus menurun.

“Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak, kami harapkan masyarakat tidak melupakan ini,” sambung dia.

Andini mengatakan, masyarakat Kudus yang telah melakukan vaksinasi juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga efektivitas vaksin bisa semakin terbentuk.

Walau tergolong naik, jumlah pasien di sejumlah rumah sakit kini mengalami penurunan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi hingga Rumah Sakit Mardi Rahayu pun mulai menutup sejumlah ruang isolasinya.Direktur RSUD Loekmono Hadi dr Abdul Aziz Achyar mengatakan di RSUD Kudus hanya akan memanfaatkan satu ruang saja untuk penanganan pasien Covi-19.Aziz menambahkan, perawatan pasien Covid-19 akan difokuskan di Ruang Dahlia saja. Dengan kapasitas sebanyak 48 tempat tidur. Ruangan tersebut juga memiliki 10 tempat tidur ICU.Direktur Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Pujianto menerangkan, penanganan pasien corona di RS tersebut kini dipusatkan di satu ruang perawatan yakni Ruang Kana. Kondisi tersebut dikarenakan jumlah pasien suspek maupun positif corona yang dirawar sudah menurun.“Dulu kami menyiapakan dua ruang, yakni Betesda kapasitasnya 40 tempat tidur dan Kana dengan kapasitas 46, tapi sekarang kami pusatkan di Kana karena pasiennya sudah turun,” kata Puji.Untuk jumlah pasien saat ini sendiri, lanjut dia, ada di bawah sepuluh orang. Jumlah tersebut sudah termasuk pasien suspek dan pasien positif Covid-19. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler