Tarawih Berjemaah di Masjid dan Kegiatan Ramadan Lainnya Boleh Dilaksanakan di Kudus
Anggara Jiwandhana
Kamis, 8 April 2021 10:23:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus memberi lampu hijau pelaksanaan salat tarawih berjemaah di masjid-masjid di Kota Kretek.
Namun, pelaksanaannya diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Boleh saja, namun dengan protokol kesehatan yang ketat,” Sekretaris MUI Kudus, Suudi, Kamis (8/4/2021).
Pihaknya pun berpesan kepada masyarakat agar dalam pelaksanaannya nanti, turut membawa perlengkapan salatnya masing-masing. Sehingga bisa mencegah penyebaran penularan virus corona.
“Supaya lebih aman, bisa membawa (perlengkapan salat) dari rumah sendiri,” ujarnya.
Pihaknya pun turut mengajak umat muslim di Kudus untuk terus dan tak bosan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.
“Saat ini kan trennya sudah berangsur menurun, mari semakin perketat protokol kesehatannya,” jelas dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Penerapan protokol kesehatan di Masjid Darul Ilmi, Kampus UMK Kudus saat ibadah salat Jumat beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus memberi lampu hijau pelaksanaan salat tarawih berjemaah di masjid-masjid di Kota Kretek.
Namun, pelaksanaannya diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Boleh saja, namun dengan protokol kesehatan yang ketat,” Sekretaris MUI Kudus, Suudi, Kamis (8/4/2021).
Pihaknya pun berpesan kepada masyarakat agar dalam pelaksanaannya nanti, turut membawa perlengkapan salatnya masing-masing. Sehingga bisa mencegah penyebaran penularan virus corona.
“Supaya lebih aman, bisa membawa (perlengkapan salat) dari rumah sendiri,” ujarnya.
Pihaknya pun turut mengajak umat muslim di Kudus untuk terus dan tak bosan menerap