Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menginstruksikan sekolah-sekolah di Kudus yang melaksanakan ujian sekolah tatap muka untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan sangat katat.

Mulai dari pengecekan suhu di awal masuk area sekolah, hingga menyiapkan hand sanitizer bagi para siswa yang akan masuk kelas untuk melaksanakan ujian.

“Ujian tatap muka sudah bagus, penerapan protokol kesehatannya sudah dilaksanakan dengan baik,” kata Hartopo saat memantau langsung ujian sekolah tatap muka di SMP 3 Bae, SMP 3 Kudus, dan SMP NU Al-Ma'ruf, Selasa (20/4/2021).

Pihaknya  pun mengapresiasi upaya sekolah untuk menciptakan ujian tatap muka yang disiplin protokol kesehatan. Termasuk pembatasan daya tampung kelas yang hanya diisi 50 persen dari kapasitas saja.

Walau demikian, Hartopo tetap mengingatkan para guru dan siswa untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Kedisplinan guru dan murid, lanjut dia, akan menjadi kesuksesan pembelajaran tatap muka.

“Tolong selalu menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Sehingga ujian dan pembelajaran sukses dan meminimalisir penularan,” ujarnya.

Satgas Covid-19 pun ditempatkan di sekolah-sekolah. Tak hanya bertugas memantau protokol kesehatan di sekolah. Lebih jauh lagi, Hartopo ingin Satgas Covid-19 memantau murid saat berangkat sekolah dan pulang sekolah.

Satgas harus memastikan seluruh murid tidak mampir dan langsung pulang ke rumah. Harapannya, tentu saja untuk meminimalisir kasus.
Satgas harus memastikan seluruh murid tidak mampir dan langsung pulang ke rumah. Harapannya, tentu saja untuk meminimalisir kasus."Satgas harus ikut memastikan murid yang pergi langsung ke sekolah dan pulang langsung ke rumah. Terutama nanti setelah bulan Ramadan. Untuk meminimalisir kasus Covid-19," katanya.Para guru juga diminta disiplin dengan selalu memakai faceshield saat makan atau minum di kantor. Selain itu, pihaknya berpesan agar guru bersama orang tua berkolaborasi memantau anak didik sehingga dapat memberikan pembelajaran yang efektif meskipun minim tatap muka.“Guru pun harus disiplin protokol kesehatan. Saya harap, guru juga terus mengembangkan sistem belajar yang efektif bagi para murid ,” ungkapnya.Hartopo juga turut mengingatkan kepada wali murid untuk tetap memotifasi anak-anaknya untuk mengerjakan tugas sekolah secara mandiri."Saat seperti ini, motivasi orang tua sangat penting agar anak semangat belajar. Seorang bapak pasti pengen anaknya lebih sukses darinya. Jangan sampai, pendidikan saat ini malah menjerumuskan anak-anak di masa depan,” jelasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler