Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kudus mulai mengantisipasi adanya lonjakan kasus yang dimungkinkan terjadi menjelang dan saat waktu mudik dan Hari Raya Idul Fitri. Walau diketahui, pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik Lebaran.

“Tentu kami tetap mewaspadai dan mengantisipasi ini, terutama kemungkinan lonjakan kasus menjelang Hari Raya Idul Fitri yang mungin saja terjadi,” kata Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi, Selasa (20/4/2021).

Sejumlah langkah preventif pun mulai dilaksanakan. Dari menggelar skrining acak hingga konsolidasi pengawasan di tingkat puskesmas wilayah.

“Salah satunya memang menggelar skining acak di Operasi Patuh Candi yang mulai kemarin digelar, salah satunya di Terminal Induk Jati,” ujar Andini.

Pihak Satgas sendiri, sambung Andini, akan mulai memperluas untuk fungsi tracing dan pengawasan di setiap puskesmas wilayah. Terlebih apabila ditemukan satu kasus baru.

“Stok rapid antigen saat ini juga masih memenuhi untuk skrining kasus maupun skrining acak untuk mengantisipasi lonjakan kasus,” sambungnya.

Apabila stok antigen tidak cukup, sambung Andini, maka akan dilakukan pengadaan untuk memenuhi kebutuhan tracing maupun skrining acak.

Sementara terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, memang tengah mengalami penurunan. Di mana jumlah kasus aktif kini berjumlah  91 pasien. Dari total kasus secara keseluruhan yakni sebanyak 5.876 kasus.
Sementara terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, memang tengah mengalami penurunan. Di mana jumlah kasus aktif kini berjumlah  91 pasien. Dari total kasus secara keseluruhan yakni sebanyak 5.876 kasus.Sementara untuk jumlah pasien sembuhnya sendiri, berada di angka 5.256 orang dan jumlah pasien meninggal berada di angka 529.Kabupaten Kudus juga, kini masih terdapat sebanyak 5.010 kontak erat masih dipantau, 32 suspek, dan 81 probable. Dari 32 suspek dalam wilayah sebayak 28 dirawat dan 4 isolasi mandiri. “Dari 81 probable, semuanya meninggal dunia,” ungkapnya.Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak lengah dengan penurunan kasus ini. Itu dilakukan supaya kasus corona di Kabupaten Kudus terus menurun.“Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak, kami harapkan masyarakat tidak melupakan ini,” sambung dia.Andini mengatakan, masyarakat Kudus yang telah melakukan vaksinasi juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga efektifitas vaksin bisa semakin terbentuk. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler