Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo turut mengungkapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu kiai yang dituakan di Kudus, KH Sya'roni Achmadi, pada Selasa (27/4/2021) pagi.

Hartopo menyebut, KH Sya’roni adalah seorang kiai yang penuh dengan kharisma, kiai yang terkenal dengan lemah lembutnya, dan kiai yang sangat ramah dan rendah hati.

“Siapa yang tidak tau beliau, beliau adalah kiai yang sangat kharismatik,” katanya.

Hartopo sendiri sempat berkunjung ke kediaman beliau beberapa waktu lalu. Atau tepatnya sebelum KH Sa’roni dirawat di rumah sakit kemarin.

[caption id="attachment_215227" align="alignleft" width="880"] Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]

Saat itu, ujar Hartopo, KH Sya’roni memang tengah sakit. Ditambah dengan indra pendengarnya yang sudah berkurang kemampuannya.

“Saya ke dalam harus masuk sendirian, saat itu beliau tidak bercerita banyak, hanya bertukar cerita kalau beliau sedang sakit saja,” sambung dia.
“Saya ke dalam harus masuk sendirian, saat itu beliau tidak bercerita banyak, hanya bertukar cerita kalau beliau sedang sakit saja,” sambung dia.Walau demikian, ketika dalam keadaan sakit pun KH Sya’roni masih bisa memberikan tausiah-tausiah pada para santrinya. “Nanti saya ke sana untuk melayat, beliau adalah kyai yang kharismatik,” tandasnya.Diketahui, KH Sya'roni Achmadi wafat pada Selasa (27/4/2021) pagi. Kabar tersebut pun beredar di sejumlah pesan singkat di banyak WA group. Pesan tersebut, berisi ungkapan bela sungkawa disertai keterangan jam dan lokasi KH Sya'roni terakhir kali mendapat perawatan.Wakil Direktur pelayan RSI Sunan Kudus Wawan Eko Darmawan membenarkan berita tersebut.Sementara untuk penyebab meninggalnya, pihaknya kurang mengetahui pasti. "Untuk penyebab kami kurang mengetahui, memang sempat dirawat semalam," tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler