Bupati Hartopo Ingin Tempat Wisata di Kudus Tutup Selama Libur Lebaran
Anggara Jiwandhana
Selasa, 4 Mei 2021 14:01:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menginginkan seluruh objek wisata di Kabupaten Kudus tutup saat libur Lebaran tahun 2021 ini. Mengingat mulai banyak kerumunan yang terjadi di banyak titik di Kabupaten Kudus.
“Nanti akan kami koordinasikan dengan dinas terkait untuk rencana ini,” kata Bupati Hartopo, Selasa (4/5/2021).
Alasannya sendiri, sambung dia, adalah pihaknya tidak ingin ada penularan yang masif ketika libur Lebaran di Kota Kretek sama seperti tahun sebelumnya.
“Kami tidak ingin usai Lebaran kasus malah semakin naik seperti tahun kemarin,” jelas dia.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Bergas Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan dengan kebijakan yang diambil bupati Kudus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menginginkan seluruh objek wisata di Kabupaten Kudus tutup saat libur Lebaran tahun 2021 ini. Mengingat mulai banyak kerumunan yang terjadi di banyak titik di Kabupaten Kudus.
“Nanti akan kami koordinasikan dengan dinas terkait untuk rencana ini,” kata Bupati Hartopo, Selasa (4/5/2021).
Alasannya sendiri, sambung dia, adalah pihaknya tidak ingin ada penularan yang masif ketika libur Lebaran di Kota Kretek sama seperti tahun sebelumnya.
“Kami tidak ingin usai Lebaran kasus malah semakin naik seperti tahun kemarin,” jelas dia.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Bergas Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan dengan kebijakan yang diambil bupati Kudus.
Bergas mengatakan, SE dari Kementerian Dalam Negeri sebenarnya mengizinkan objek wisata dibuka namun dengan pengetatan protokol kesehatan yang ketat. Begitu pula dengan aturan dari pemerintah provinsi.
“Kalau dari provinsi memang boleh dibuka dengan kuota 30 persen. Namun jika pak bupati menghendaki ditutup tentu akan kami tutup,” ujar Bergas.
Selama masa libur lebaran sendiri, kata dia, sejumlah objek wisata biasanya sepi. Terutama saat hari raya Lebaran. “Seperti di obyek wisata Colo, pasti kalau hari H sepi,” jelasnya.
Bergas menambahkan, untuk menindak lanjuti instruksi tersebut, maka akan tetap menunggu surat pemberitahuan maupun surat instruksi secara langsung dari Bupati Kudus.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha