Kudus Waspadai Peningkatan Kasus Covid-19 Selama Libur Lebaran
Anggara Jiwandhana
Rabu, 5 Mei 2021 11:51:32
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mewanti-wanti masyarakat di Kabupaten Kudus untuk tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 di Kota Kretek. Terlebih, ada potensi kenaikan kasus menjelang Lebaran tahun ini.
“Karena berkaca dari tahun sebelumnya, setelah Lebaran pasti kasus pasien Covid-19 yang dirawat melonjak, kami tentu tak ingin terjadi,” kata Bupati Hartopo, di sela-sela Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi, Rabu (5/5/2021).
Hartopo mengatakan, adanya larangan mudik tentu diperuntukkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kudus. Pihak Pemkab Kudus sendiri, terus berupaya melakukan pengetatan dengan menyiapkan petugas di perbatasan wilayah.
“Satgas Jogo Tonggo kami minta juga turut melakukan pendataan pemudik yang terlanjur pulang,” ujar Hartopo.
Pemkab Kudus sendiri, sambung Hartopo, akan turut andil dalam Operasi Ketupat Candi. Langkah tersebut, dinilai tepat dalam menekan angka penyebaran Covid-19 menjelang Hari Raya.
Pihaknya tidak ingin kejadian lonjakan kasus Covid-19 pada Lebaran tahun lalu terulang kembali. Oleh karenanya, Hartopo menginstruksikan seluruh instansi supaya mampu bersinergi dalam memperketat penegakan protokol kesehatan di titik yang berpotensi terjadi kerumunan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau kesiapan Ops Ketupat Candi Polres Kudus, Rabu (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mewanti-wanti masyarakat di Kabupaten Kudus untuk tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 di Kota Kretek. Terlebih, ada potensi kenaikan kasus menjelang Lebaran tahun ini.
“Karena berkaca dari tahun sebelumnya, setelah Lebaran pasti kasus pasien Covid-19 yang dirawat melonjak, kami tentu tak ingin terjadi,” kata Bupati Hartopo, di sela-sela Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi, Rabu (5/5/2021).
Hartopo mengatakan, adanya larangan mudik tentu diperuntukkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kudus. Pihak Pemkab Kudus sendiri, terus berupaya melakukan pengetatan dengan menyiapkan petugas di perbatasan wilayah.
“Satgas Jogo Tonggo kami minta juga turut melakukan pendataan pemudik yang terlanjur pulang,” ujar Hartopo.
Pemkab Kudus sendiri, sambung Hartopo, akan turut andil dalam Operasi Ketupat Candi. Langkah tersebut, dinilai tepat dalam menekan angka penyebaran Covid-19 menjelang Hari Raya.
Pihaknya tidak ingin kejadian lonjakan kasus Covid-19 pada Lebaran tahun lalu terulang kembali. Oleh karenanya, Hartopo menginstruksikan seluruh instansi supaya mampu bersinergi dalam memperketat penegakan protokol kesehatan di titik yang berpotensi terjadi kerumunan.
“Tujuan operasi ini agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman serta terhindar dari penularan Covid-19. Kami juga akan antisipasi pada titik yang berpotensi terjadi keramaian seperti destinasi wisata,” jelas Hartopo.
Sementara berdasarkan laman