Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus tengah merencanakan untuk menghidupkan kembali Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk turut meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kudus.

Bangunan Dekranasda sendiri yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman, kini masih tampak lengang dan tak ada aktivitas sama sekali, usai sempat direnovasi beberapa waktu lalu.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, sesegera mungkin berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menghidupkan kembali Dekranasda. Dalam hal ini adalah seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker Perinkop UKM).

”Sebenarnya kajian-kajian sudah ada. Ketuanya kan sekarang Bu Mawar Hartopo, jadi ini mulai diupayakan lagi supaya ada kegiatan-kegiatan yang bisa dilangsungkan,” ucap Hartopo, Jumat (7/5/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, untuk saat ini pihaknya memang masih fokus membenahi infrastruktur bangunan Dekranasda.

Untuk kemudian, akan dipilih barang-barang kesenian yang khas di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kudus. “Lalu akan kami tata secara perlahan di sana,” ucap Rini.

Langkah tersebut juga, sambung Rini, juga sebagai upaya untuk meningkatkan mutu barang yang akan dijual di gerai Dekranasda.
Langkah tersebut juga, sambung Rini, juga sebagai upaya untuk meningkatkan mutu barang yang akan dijual di gerai Dekranasda.“Tentunya dengan menggandeng pelaku-pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus, sehingga bisa turut mendongkrak dari segi pemasarannya,” tambah dia.Sementara untuk konsepnya sendiri, pihaknya masih menggodok dengan matang. Seperti penataan produk supaya lebih menarik perhatian warga yang melintas di depan gerai Dekranasda.“Ya misal yang bagus di letakkan di paling depan, kemudian nanti akan dipasang running text supaya masyarakat Kudus juga tahu jika di situ adalah gerai Dekranasda hingga akhirnya ada transaksi jual beli di sana,” rinci Rini.Untuk saat ini sendiri, sudah ada beberapa kerajinan yang masuk di Dekranasda. Mulai dari anyaman bambu dan batok, kerajinan sandal dari ban karet, hingga batik khas Kudus. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler