Pemudik Asal Gulang Kudus Positif Covid-19, Istri dan Anak Segera Diswab
Anggara Jiwandhana
Senin, 10 Mei 2021 16:25:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Seorang pemudik dari Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus dinyatakan positif Covid-19 usai hasil swab PCR-nya keluar, Senin (10/5/2021). Yang bersangkutan, sebelumnya juga telah menjalani rapid test antigen dengan hasil yang positif.
Camat Mejobo Muhammad Fitriyanto mengonfirmasi hal tersebut. Untuk langkah selanjutnya, istri dan anaknya akan menjalani tes swab sebagai langkah tracing kontak.
“(Hasil PCR) Keluar hari ini, hasilnya memang positif, sehingga anggota keluarga lainnya akan menjalani tes swab,” katanya, Senin sore.
Untuk saat ini, sudah ada sebanyak 97 pemudik yang masuk ke Kecamatan Mejobo. Proses testing pun akan segera dilakukan untuk skrining para pemudik.
“Sehingga ketika ada yang positif bisa segera isolasi mandiri atau mendapat perawatan,” jelas dia.
Kepala Desa Gulang Kudus Aris Subhka menambahkan, seorang pemudik tersebut sebelumnya pulang kampung dari Pulau Kalimantan pekan ini. Kemudian, mengalami gejala ringan seperti meriang dan demam.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi (Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Seorang pemudik dari Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus dinyatakan positif Covid-19 usai hasil swab PCR-nya keluar, Senin (10/5/2021). Yang bersangkutan, sebelumnya juga telah menjalani rapid test antigen dengan hasil yang positif.
Camat Mejobo Muhammad Fitriyanto mengonfirmasi hal tersebut. Untuk langkah selanjutnya, istri dan anaknya akan menjalani tes swab sebagai langkah tracing kontak.
“(Hasil PCR) Keluar hari ini, hasilnya memang positif, sehingga anggota keluarga lainnya akan menjalani tes swab,” katanya, Senin sore.
Untuk saat ini, sudah ada sebanyak 97 pemudik yang masuk ke Kecamatan Mejobo. Proses testing pun akan segera dilakukan untuk skrining para pemudik.
“Sehingga ketika ada yang positif bisa segera isolasi mandiri atau mendapat perawatan,” jelas dia.
Kepala Desa Gulang Kudus Aris Subhka menambahkan, seorang pemudik tersebut sebelumnya pulang kampung dari Pulau Kalimantan pekan ini. Kemudian, mengalami gejala ringan seperti meriang dan demam.
“Jadi datang, kemudian mengalami gejala ringan demam dan meriang,” ujarnya.
Di Kabupaten Kudus sendiri, sudah ada sebanyak 635 pemudik dari luar daerah Kabupaten Kudus yang tercatat sudah masuk di Kota Kretek. Jumlah tersebut melonjak dari Minggu siang yang hanya sekitar 300 pemudik saja.
Bupati Kudus HM Hartopo mengonfirmasi hal tersebut. Pihaknya pun kini mulai menggencarkan tracing dan testing bagi para pemudik yang lolos di penyekatan tersebut.
Bupati Hartopo, sebelumnya juga mengatakan keputusan tersebut sesuai dengan arahan Mendagri tentang larangan mudik Lebaran. Hartopo, juga tak ingin kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus kembali naik pascalebaran.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha