Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sejumlah pihak swasta di Kabupaten Kudus mulai turut andil dalam progam pembangunan Kudus Gasik gagasan Pemerintah Kabupaten Kudus. Gasik sendiri, merupakan akronim dari Gerakan Aman, Sehat, Indah, dan Kreatif.

Salah satu pihak swasta yang mulai andil dalam progam tersebut adalah Yayasan Tunas Muria Politeknik Rukun Abdi Luhur, Kaliwungu. Yayasan ini melakukan progam pengaspalan jalan di Dukuh Gadon, Desa Mijen, Kaliwungu Kudus.

Ketua Yayasan Tunas Muria Irwansyah menilai, pihak swasta semestinya memang tak tutup mata dengan keadaan di sekitarnya. Terutama terkait masalah infrastruktur untuk kemudahan mobilitas masyarakatnya.

Apalagi, kata dia, pembangunan infrastruktur di daerah pinggiran mulai tersendat dengan adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Kami sebagai pihak swasta juga berkewajiban untuk memberdayakan masyarakat sekitar, karena kalau dipikir apabila menunggu APBD tentu butuh waktu yang lama,” ujar dia.

Untuk jalan yang akan diaspal sendiri, kata dia, adalah sekitar 250 meter dari dalam desa menuju jalan raya. Sehingga bisa tampak lebih bagus jika di lihat dari luar.

Irwansyah menambahkan, pengaspalan jalan sendiri merupakan permintaan dari masyarakat setempat. “Kami anggap ini adalah bantuan gotong royong, nanti akan kami hibahkan ke desa jika sudah jadi,” sambung dia.
Irwansyah menambahkan, pengaspalan jalan sendiri merupakan permintaan dari masyarakat setempat. “Kami anggap ini adalah bantuan gotong royong, nanti akan kami hibahkan ke desa jika sudah jadi,” sambung dia.Pihaknya pun berharap apa yang diberikan Yayasan Tunas Muria bisa sedikit meningkatkan mobilitas warga sekitar. Sehingga perekonomian juga bisa semakin berputar di sana.“Tentunya kami harapkan ini turut dirawat sehingga bisa bermanfaat selama mungkin,” jelas Irwansyah.Direktur Politeknik Rukun Abdi Luhur Bambang Dwiloka menambahkan, tanggung jawab politeknik bukan hanya sekadar meningkatkan mutu pendidikan saja. Melainkan juga punya tanggung jawab membangun masyarakat.“Sehingga dengan apa yang kami bangun ini bisa membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar,” jelasnya.Kepala Desa Mijen Singgih Wahyu Djatmiko mengucapkan terima kasih atas bantuan pengaspalan jalan tersebut. “Semoga komunikasi yang baik ini bisa terus berjalan,” jelasnyaReporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler