Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan diri untuk turut andil dalam pembangunan kota cerdas atau smart city besutan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Penandatanganan nota kesepakatan gerakan menuju smart city bersama pihak kementerian pun terjalin secara virtual di Command Center Kudus, Kamis (20/5/2021).

Bupati Kudus HM Hartopo menjelaskan, di masa depan tentunya menjadi era yang serba digitalisasi. Oleh karena itulah, Kabupaten Kudus harus bersiap untuk ini.

Kudus sendiri, sambung Hartopo, sebenarnya mulai banyak melakukan inovasi-inovasi dalam hal tersebut. Terutama di sektor pelayanan masyarakat.

Seperti aplikasi Jenang Dukcapil milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus untuk mengurus administrasi kependudukan.  Serta aplikasi Simponi milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kudus untuk mengakomodir dan merespon aduan masyarakat.

“Beberapa aplikasi telah kami kembangkan untuk memudahkan masyarakat. Aplikasi berbasis pelayanan masyarakat tersebut juga sangat mudah diakses,” ucap Hartopo.

Sebagai langkah lanjutan, sambung dia, Diskominfo akan mulai membangun jaringan fiber optik di sejumlah titik di Kota Kretek pada tahun ini. Dengan tujuan untuk menyediakan akses jaringan internet yang lebih cepat untuk masyarakatnya.
Sebagai langkah lanjutan, sambung dia, Diskominfo akan mulai membangun jaringan fiber optik di sejumlah titik di Kota Kretek pada tahun ini. Dengan tujuan untuk menyediakan akses jaringan internet yang lebih cepat untuk masyarakatnya.“Yang pelajar bisa digunakan untuk belajar dan para pekerja bisa digunakan untuk mempermudah pekerjaannya, bisa juga mengakses aplikasi-aplikasi pelayanan publik kami,” sambung diaKepala Diskominfo Kudus Kholid Seif mengungkapkan, untuk saat ini terdapat 41 OPD, 132 desa/kelurahan dan 36 UPT telah terhubung melalui jaringan wireless atau WiFi.Namun, ada sejumlah kekurangan dalam penggunaan jaringan wireless. Di antaranya adalah ketidakstabilan dalam mentransfer data. “Oleh karena itulah kami berencana membangun jaringan fiber optik jalur backbone atau jalur utama,” kata Kholid.Jaringan tersebut, nantinya akan menghubungkan kurang lebih 20 titik OPD dan menyiapkan jalur untuk pemasangan CCTV di beberapa perempatan. “Sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan,” jelasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler