Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapat alokasi formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari pemerintah pusat sebanyak 496 lowongan. Rinciannya, sebanyak 474 tenaga PPPK dan 22 lowongan CPNS.

Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Pegawai pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Hendro Muswinda merincikan, untuk tenaga PPPK terdiri dari 415 guru.

Kemudian tenaga kesehatan sebanyak 49 lowongan, dan tenaga teknis sebanyak sepuluh orang.

Sementara untuk lowongan CPNS, terdiri dari lima lowongan tenaga kesehatan dan 17 lowongan tenaga teknis. “Itu sudah jumlah pasti, Kabupaten Kudus mendapat alokasi sebanyak 496 lowongan,” katanya, Senin (24/5/2021).

Hendro menyebut, pembukaan lowongan PPPK dan CPNS tahun ini memang didominasi tenaga kontrak.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung progam 10 ribu guru bersertifikasi yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).
Hal tersebut dilakukan untuk mendukung progam 10 ribu guru bersertifikasi yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).“Namun alokasinya juga tetap kami sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, karena pada akhirnya yang menggaji tetap dari daerah,” sambung Hendro.Sementara terkait pembukaan pendaftaran, pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur  Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB).“Namun jika dilihat jadwalnya dimungkinkan pengumuman dan pendaftarannya dibuka akhir Mei 2021,” jelasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler