Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sebanyak empat guru di SD 1 Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, terkonfirmasi positif Covid-19. Dua di antaranya, kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

Sementara dua lainnya, menjalani isolasi mandiri karena tak bergejala. “Memang ada empat guru yang positif, kami sudah melakukan tracing dan penanganan,” kata Camat Jati Andreas Wahyu Adi, Selasa (25/6/2021).

Hasilnya, kata dia, semua guru dan kontak erat yang dilakukan penelusuran kontak negatif Covid-19. Walau demikian, pihaknya tetap meminta pihak sekolah meniadakan dulu aktivitas di lingkungannya.

Satgas Penanganan Covid-19 desa setempat, lanjut Andreas, juga diminta untuk segera melakukan langkah penanggulangan agar virus tak menyebar ke masyarakat setempat.

“Kami sudah berkoordinasin dengan desa untuk ini, korwil kecamatan juga kami minta melaporkan untuk dinas untuk langkah lanjutan,” sambung dia.

Andreas menambahkan, keempat guru tersebut bukanlah warga sekitar sekolah. Sehingga perlu adanya langkah antisipasi lintas sektoral untuk mencegah penularan yang lebih masif lagi.

“Jadi biar sana juga bisa monitor dengan baik, sedang yang di sini juga bisa menanggulangi agar tidak menyebar virusnya,” jelas Andreas.Pihaknya pun berharap adanya guru yang kembali positif ini bisa jadi pembelajaran bersama untuk terus menerapkan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun.Sementara Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko mengungkapkan, pihak desa langsung berinisiasi untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah dan sekitar lingkungannya.Dengan harapan, tidak penularan yang lebih massif lagi di wilayah tersebut. “Kami langsung terjunkan tim dan langsung melakukan penyemprotan (disinfektan),” ungkapnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler