Pemkab Jamin Terus Pantau Warga Kudus yang Jalani Isolasi Terpusat di Donohudan
Anggara Jiwandhana
Rabu, 9 Juni 2021 08:50:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan tetap akan memantau kondisi pasien Covid-19 asal Kudus yang kini tengah menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Termasuk di antaranya, memantau apakah ada permasalahan atau tidak selama pasien diisolasi di sana.
“Segala permasalahan warga Kudus di sana menjadi tanggung jawab kami,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (9/6/2021).
Oleh karena itu, pihaknya pun mengajak warga Kudus yang kini menjalani isolasi mandiri di rumah mau dipindahkan di Asrama Haji Donohudan. Terutama bagi yang masih tinggal serumah dengan anggota keluarga yang negatif Covid-19.
Karena dikhawatirkan potensi penularan virus lebih besar apabila tinggal serumah dengan warga terkonfirmasi positif Covid-19.
Hartopo menambahkan, pihak asrama telah menyediakan tempat yang layak untuk melakukan isolasi. Warga juga dipantau tenaga kesehatan yang siap sedia menangani dan persediaan obat yang memadai.
Hartopo, juga menjelaskan masyarakat diberikan makanan yang gizinya tercukupi. Tak hanya itu, warga yang melakukam isolasi akan diajak berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
“Di sana fasilitasnya lengkap kok. Makan tiga kali sehari dengan gizi yang cukup. Lalu ada olahraga juga lengkap dengan instrukturnya. Dari testimoni warga kan juga bilang kalo bagus,” kata dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan tetap akan memantau kondisi pasien Covid-19 asal Kudus yang kini tengah menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Termasuk di antaranya, memantau apakah ada permasalahan atau tidak selama pasien diisolasi di sana.
“Segala permasalahan warga Kudus di sana menjadi tanggung jawab kami,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (9/6/2021).
Oleh karena itu, pihaknya pun mengajak warga Kudus yang kini menjalani isolasi mandiri di rumah mau dipindahkan di Asrama Haji Donohudan. Terutama bagi yang masih tinggal serumah dengan anggota keluarga yang negatif Covid-19.
Karena dikhawatirkan potensi penularan virus lebih besar apabila tinggal serumah dengan warga terkonfirmasi positif Covid-19.
Hartopo menambahkan, pihak asrama telah menyediakan tempat yang layak untuk melakukan isolasi. Warga juga dipantau tenaga kesehatan yang siap sedia menangani dan persediaan obat yang memadai.
Hartopo, juga menjelaskan masyarakat diberikan makanan yang gizinya tercukupi. Tak hanya itu, warga yang melakukam isolasi akan diajak berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
“Di sana fasilitasnya lengkap kok. Makan tiga kali sehari dengan gizi yang cukup. Lalu ada olahraga juga lengkap dengan instrukturnya. Dari testimoni warga kan juga bilang kalo bagus,” kata dia.
Untuk kriteria pasien yang diisolasi terpusat sendiri, pihaknya akan memprioritaskan mereka yang baru melakukan isolasi mandiri tidak lebih dari 10 hari. Sementara untuk masyarakat yang sudah melakukan isolasi mandiri selama lebih dari 10 hari tak menjadi prioritas.
Baca: