Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Penambahan harian pada jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga akhir pekan ini masih terbilang tinggi. Pada Jumat (12/6/2021) saja, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus mencatat ada sebanyak 290 pasien aktif baru.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Mas’ut mengatakan, untuk penambahan pasien meninggal juga masih terjadi, yakni sebanyak 19 orang. Sementara untuk pasien sembuh, bertambah sebanyak 186 orang.

“Penambahan di pasien sembuh, baru, dan meninggal menjadikan jumlah pasien aktif saat ini ada sebanyak 2.255 orang. Total pasien sembuh ada sebanyak 7.271 dan pasien meninggal ada 827 orang, dari total konfirmasi Covid-19 sebanyak 10.353 kasus,” katanya Sabtu (12/6/2021).

Ia menjelaskan, masih tingginya kasus baru di Kabupaten Kudus adalah karena tingginya tracing dan testing yang dilakukan oleh tim Satgas. Per hari, katanya, tim bisa mengetes sebanyak 2.000 spesimen.

“Inilah kenapa angka harian masih tinggi, karena tracing dan testingnya juga tinggi,” sambung dia.

Selain itu, adanya penumpukan hasil tes juga kerap memengaruhi banyaknya konfirmasi baru.

Mas’ut menjelaskan, sering terjadi di mana banyak sampel di hari-hari sebelumnya baru keluar di waktu yang sama. Sehingga terjadi penambahan kasus yang banyak di hari keluarnya sampel.

“Jadi itu tidak langsung keluar tiba-tiba ada jumlah tersebut, melainkan tumpukan atau rekapan hasil tes di hari-hari sebelumnya juga,” kata dia.Pemkab Kudus sendiri, dengan bantuan berbagai pihak terus menekan penularan kasus sampai saat ini. Namun, pihaknya berharap masyarakat juga turut membantu Pemkab dengan terus mengetatkan protokol kesehatan.Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan. “Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” jelasnya.Pemerintah Kabupaten Kudus juga memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Kota Kretek. Sejumlah aturan pun semakin diperketat.Salah satunya adalah pelarangan kegiatan hajatan dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di semua desa di Kabupaten Kudus. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler