Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Seorang pasien Covid-19 dikabarkan kabur dari RS Aisyiyah Kudus. Kabar ini pun ramai jadi perbincangan dan tersebar melalui pesan berantai.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 RS Aisyiyah Kudus dr Agus Prastyo telah menyanggah kabar kaburnya seorang pasien berinisial H dari rumah sakit tersebut.

Pihak rumah sakit pun menjelaskan jika pasien tersebut telah boleh pulang oleh dokter yang menangani untuk kemudian dilanjutkan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Namun kemudian, di hari kepulangannya pasien pulang terlebih dahulu karena telah dijemput keluarganya. Memang saat itu, pasien belum mengambil resep obat yang harus dikonsumsi saat menjalani isolasis mandiri.

“Jadi dia (pasien) sudah boleh pulang oleh dokter yang menangani, hanya memang diminta untuk isolasi lagi di rumah,” ucap Agus, Selasa (6/7/2021).

Agus pun menceritakan kronologi pasien tersebut. Pasien berinisial H dengan umur 35 tahun tersebut datang pada dua pekan lalu, untuk menjalani persalinan. Pasien H, saat itu masih berstatus pasien umum.

“Kemudian karena harus ada skrining, kami rapid test dan hasilnya positif. Lalu kami tangani perawatan dan persalinannya sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Setelah perawatan, lanjutnya, bayi pun dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang 1x24 jam setelah persalinan. Sementara sang ibu menjalani perawatan untuk Covid-19 yang diidapnya.

“Sepekan setelah perawatan yakni pada Jumat (2/7/2021) kemarin, dokter yang menangani pasien sudah memperbolehkannya untuk pulang,” terangnya.
“Sepekan setelah perawatan yakni pada Jumat (2/7/2021) kemarin, dokter yang menangani pasien sudah memperbolehkannya untuk pulang,” terangnya.Baca: Pasien Covid-19 di RS Aisyiyah Kudus Dikabarkan Kabur, Begini yang Sebenarnya TerjadiKemudian pada hari Sabtu, dokter yang memperbolehkannya pulang kebetulan tengah ada agenda lain, dan menitipkan proses penangan pada dokter lain.“Dokter yang satunya tersebut akhirnya meminta pasien untuk cek laborat. Namun pasien lebih memilih pernyataan dokter yang pertama untuk diperbolehkan pulang, karena kondisinya memang sudah membaik,” katanya.Akhirnya, dokter pun turut memperbolehkan, namun dengan syarat harus menjalani isolasi mandiri dengan bekal obat-obatan rumah sakit dan surat kontrol.“Nah saat menunggu surat kontrol dan obat itu, pada hari Sabtu itu, pasien sudah dijemput keluarganya, karena terburu-buru pulang. Tapi pada hari Minggu, keluarganya sudah ambil surat kontrol tersebut,” ujar Agus.Sementara untuk hasil swab pasien tersebut, tambah Agus, saat ini memang belum ke luar. Namun pihaknya memastikan kondisi pasien sudah dalam keadaan baik. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler