Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus kini tersisa sebanyak 602 orang dari total akumulasi kasus sebanyak 15.263 orang. Dari jumlah tersebut 152 pasien dirawat dan 450 pasien isolasi mandiri.

Sedangkan untuk pasien sembuh total kini menjadi 13.422 orang. Sementara 1.239 sisanya merupakan jumlah pasin Covid-19 yang meninggal dunia.

“Pada Sabtu malam terjadi penambahan pasien baru sebanyak 119 orang, kemudian pasien sembuh sebanyak 117 orang, dan pasien meninggal sebanyak sepuluh orang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Minggu (11/7/2021).

Sementara jika dilihat dari segi persentase, Badai mengatakan jika untuk tren pasien sembuh kini terus mengalami kenaikan sejak tanggal 25 Juni lalu. Hingga kini, persentase pasien sembuh berada di angka 87,94 persen.

Kemudian untuk persentase pada pasien meninggal, Badai mengakui fluktuatif dan sering terjadi naik turun. Namun pada Sabtu malam, jumlahnya masih relatif landai yakni di 8,12 persen.

“Jumlah tersebut masih lebih bagus dibanding pada awal Juli lalu yang mencapai 8,24 persen,” sambungnya.

Hal yang sama juga terjadi pada penambahan kasus baru di mana kondisinya masih sangat fluktuatif. Pada tiga hari terakhir saja, lanjut  Badai, terjadi penurunan jumlah konfirmasi baru dan kenaikan jumlah pasein baru.
Hal yang sama juga terjadi pada penambahan kasus baru di mana kondisinya masih sangat fluktuatif. Pada tiga hari terakhir saja, lanjut  Badai, terjadi penurunan jumlah konfirmasi baru dan kenaikan jumlah pasein baru.Di mana pada tanggal 8 Juli penambahan kasus berada di angka 88 orang, kemudian menurun di 57 orang pada 9 juli, dan akhirnya naik lagi ke 119 pada Sabtu 10 Juli kemarin.“Namun secara keseluruhan trennya mengalami penurunan sejak terjadi ledakan kasus di pertengahan Juli lalu,” ungkap Badai.Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat Kudus tetap patuh akan penerapan protokol kesehatan 5M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.“Karena untuk menghentikan penularan virus ini butuh upaya bersama dari semua elemen di masyarakat,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditort: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler