Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Ulwan Hakim rela menyumbangkan gaji plus tunjangannya selama dua bulan. Gaji dan tunjangan itu ia salurkan untuk membantu warga yang terdampak pandemi.

Langkah tersebut dia ambil setelah melihat banyaknya masyarakat yang mulai kesusahan mendapat pemasukan. Terlebih seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Walau memang tidak banyak, kami harapkan ini bisa membantu mereka dalam menyambung hidupnya,” katanya saat memberikan bantuan sembako dan uang pada warga di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog Kudus, Selasa (20/7/2021).

Di masa seperti ini, kata dia, banyak masyarakat yang kurang beruntung dan butuh uluran tangan dari sesama. Oleh karena itulah, pihaknya berharap hal seperti ini bisa dilakukan oleh banyak pihak yang mampu melakukannya.

“Ini sudah saatnya sesama masyarakat bisa saling tolong menolong membantu sesama melewati masa pandemi yang entah kapan berakhirnya,” ucap Ulwan yang juga Ketua DPC PPP Kudus tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ulwan menyiapkan setidaknya 200 hingga 250 paket sembako beserta uang tunai, bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 serta karyawan-karyawannya.
Dalam kesempatan itu, Ulwan menyiapkan setidaknya 200 hingga 250 paket sembako beserta uang tunai, bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 serta karyawan-karyawannya.“Ini juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai wakil rakyat. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan kami sebagai wakilnya, maka kami harus ada di sana,” tandas dia.Sementara Arbainah (63) salah satu penjahit di desa itu, mengaku bersyukur bisa turut mendapat bantuan sembako dan uang tunai tersebut. Pihaknya sendiri kini hanya menunggu orderan jahitan yang tengah sepi.“Saya berterima kasih atas sumbangan ini karena sangat membantu saya dalam mencukupi kebutuhan harian,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler