Kudus Berencana Refocusing Anggaran Lagi untuk Siapkan Bansos
Anggara Jiwandhana
Rabu, 21 Juli 2021 16:43:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana Kembali melakukan refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanganan Covid-19. Terkhusus untuk progam jaring pengaman sosial (JPS) berupa bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak pandemi.
“Rencananya seperti itu, kami akan melakukan refocusing lagi, berarti ya dua kali (refocusing, red),” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (21/7/2021).
Pihaknya pun akan mencoba mencari anggaran dari kegiatan-kegiatan Pemkab Kudus yang belum terserap, untuk kemudian dialihkan ke progam bansos.
“Kasihan juga lama-lama, sehingga perlu segera untuk disalurkan ini (bansos, red),” sambung Hartopo.
Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri, sambung dia, telah melakukan refocusing anggaran sebesar Rp 67 miliar. Untuk kemudian digunakan penanganan Covid-19 di Kota Kretek untuk tahun 2021 ini.
“Nanti coba kami ambil-ambilkan lagi supaya ada yang untuk bansos,” jelas Hartopo.
Untuk diketahui, secara keseluruhan, anggaran Rp 67 miliar tersebut dibagi dalam empat kategori. Yakni penanganan Covid-19 di masyarakat, dukungan vaksinasi, sinergitas TNI-Polri, dan untuk insentif tenaga kesehatan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Beras bantuan dari Pemkab Kudus untuk buruh angkut di pasar tradisional, beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana Kembali melakukan refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanganan Covid-19. Terkhusus untuk progam jaring pengaman sosial (JPS) berupa bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak pandemi.
“Rencananya seperti itu, kami akan melakukan refocusing lagi, berarti ya dua kali (refocusing, red),” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (21/7/2021).
Pihaknya pun akan mencoba mencari anggaran dari kegiatan-kegiatan Pemkab Kudus yang belum terserap, untuk kemudian dialihkan ke progam bansos.
“Kasihan juga lama-lama, sehingga perlu segera untuk disalurkan ini (bansos, red),” sambung Hartopo.
Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri, sambung dia, telah melakukan refocusing anggaran sebesar Rp 67 miliar. Untuk kemudian digunakan penanganan Covid-19 di Kota Kretek untuk tahun 2021 ini.
“Nanti coba kami ambil-ambilkan lagi supaya ada yang untuk bansos,” jelas Hartopo.
Untuk diketahui, secara keseluruhan, anggaran Rp 67 miliar tersebut dibagi dalam empat kategori. Yakni penanganan Covid-19 di masyarakat, dukungan vaksinasi, sinergitas TNI-Polri, dan untuk insentif tenaga kesehatan.
Yang paling banyak diperuntukkan guna membayar insentif tenaga kesehatan daerah. Dengan jumlah sekitar Rp 33,6 miliar.
Baca: