Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengklaim sekitar 92 persen RT di Kabupaten Kudus telah berstatus zona hijau penyebaran Covid-19. Sementara selebihnya, adalah zona kuning dan oranye.

Dia memastikan, bahwa di Kudus sudah tidak ada lagi RT dan RW yang berstatus zona merah atau risiko tinggi.

“Saat ini tidak ada zona merah kalau di tingkat RT atau RW. Itu jika dihitung dengan ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro,” kata Hartopo, Rabu (28/7/2021).

Sementara bila di tingkat desa, kata Hartopo, juga dipastikan tidak ada yang berstatus zona merah. Hanya memang mayoritas masih berstatus zona oranye.

“Namun desa status dengan zona hijau terus bertambah seiring menurunnya jumlah kasus aktif di Kabupaten Kudus,” ujarnya.

Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat Kudus tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas.

“Sehingga Kudus ini bisa semakin melandai kasusnya untuk segera menuju zona kuning dan hijau,” jelas dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo menamabahkan, jumlah desa dengan status zona hijau di Kabupaten Kudus kini berjumlah sebanyak 22 desa. “Sementara lainnya ada di zona oranye dan kuning,” kata Badai.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo menamabahkan, jumlah desa dengan status zona hijau di Kabupaten Kudus kini berjumlah sebanyak 22 desa. “Sementara lainnya ada di zona oranye dan kuning,” kata Badai.Pihaknya pun mengatakan jika perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus kini trennya mengalami penurunan. Walau memang, penambahan kasus aktif masih terjadi tiap harinya.Oleh karena itu, Badai berharap masyarakat tak mengendurkan penerapan protokol kesehatan 5M. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.Dengan begitu penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus bisa ditekan semaksimal mungkin.“Ini jadi perhatian kita bersama, karena untuk menurunkannya perlu sinergitas baik dari masyarakat, pemerintah, dan unsur-unsur lainnya,” jelas Badai.Diketahui, hingga Rabu (20/7/2021) siang, jumlah kasus corona di Kabupaten Kudus mencapai 16.141 kasus. Dengan rincian, 14.617 pasien sudah sembuh, 1.283 pasien meninggal, dan 241 pasien dirawat atau menjalani isolasi mandiri. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler