Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


[caption id="attachment_231285" align="alignleft" width="880"] Petugas damkar tengah berupaya memadamkan api yang ada di dalam toko Rodalink, Minggu (1/8/2021). (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]

MURIANEWS, Kudus – Toko sepeda Rodalink di JalanAhmad Yani, Kecamatan Jati, Kudus terbakar pada Minggu (1/8/2021) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun kerugian material ditaksir mencapai seratusan juta rupiah. Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

“Terjadi korsleting listrik di salah satu pendingin ruangan di ruang service pada pukul 08.30 WIB,” ucap Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo.

Beruntung, lanjut Budi, ketika terjadi korsleting ada seorang pegawai Rodalink yang mengetahuinya. Hingga kemudian lari ke luar toko dan meminta pertolongan.

“Kemudian warga menelepon kami dan langsung kami terjunkan dua mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api tersebut. Namum memang api telah melahap sekitar 60 persen bangunan tersebut. Total kerugian kurang lebih mencapai Rp 100 juta” jelas Budi.

Sementara saksi mata dalam kejadian tersebut, Elia Sian Kurniawan (26) mengatakan jika kebarakan terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. “Saya membuka toko kemudian menyalakan AC ruangan,” kata dia.

Namun, ketika AC hidup, Elia melihat percikan api keluar dari  mesin AC yang ada di luar toko. Dia pun langsung mematikan arus listrik.“Kemudian saya lari ke luar untuk minta tolong, pas jalan ke luar tiba-tiba ada bunyi letusan, setelah itu terjadi kobaran api yang cukup besar,” ujarnya.Para karyawan toko kemudian mencoba memadamkan api dan menyelamatkan sepeda yang berada di dalam toko.“Namun jersey dan ban sepeda hangus dan tak bisa terselamatkan. Sementara beberapa unit sepeda masih bisa terselamatkan,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler