Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan kini tersisa 30 orang saja. Sementara jumlah pasien isolasi mandiri, kini berada di angka 108 orang.

“Sehingga total jumlah kasus aktif kini berada di angka 138 orang, menurun dari pekan kemarin yang masih di angka 150 orang ke atas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Senin (9/8/2021).

Sementara untuk akumulasi kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Badai mengatakan jika sudah ada sebanyak 16.403 warga Kudus yang terkonfirmasi Covid-19. Dari jumlah itu, sudah ada sebanyak 14.959 orang yang telah dinyatakan sembuh.

“Kemudian untuk pasien meninggal kini berada di angka 1.306 orang,” sambung Badai.

Secara keseluruhan, tren penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga kini masih berlangsung. Hal tersebut dikarenakan penambahan jumlah pasien sembuh lebih banyak dari jumlah pasien baru.

“Selama sepekan ke belakang kami selalu mencatat jika penambahan pasien sembuh baru lebih banyak, seperti semalam di mana ada sebanyak 44 pasien sembuh baru sedangkan pasien baru hanya bertambah 18 orang,” ungkap dia.Walau demikian, Badai berharap masyarakat tak mengendurkan penerapan protokol kesehatan 5M. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas."Ini jadi perhatian kita bersama, karena untuk menurunkannya perlu sinergitas baik dari masyarakat, pemerintah, dan unsur-unsur lainnya," jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler