Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga kini masih bertahan di bawah 50 kasus. Sampai Senin (30/8/2021) pagi, tercatat kasus aktif corona di Kudus sebanyak 30 orang baik yang menjalani isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit.

Sementara jumlah akumulasi total Covid-19 di Kabupaten Kudus kini berada di angka 16.932 kasus. Dengan rincian 30 pasien aktif, 15.524 pasien sudah sembuh, dan 1.378 pasien lainnya meninggal dunia.

"Pada pekan lalu terjadi fluktuasi kasus, namun angkanya masih terbilang rendah, masih aman di bawah 50 kasus," kata Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (30/8/2021) pagi.

Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat Kabupaten Kudus untuk tidak lupa dan terus menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah. Dengan begitu penularan Covid-19 di Kudus bisa ditekan semaksimal mungkin.

Hartopo sendiri mengatakan tetap akan memantau dan mengawasi kerumunan di Kota Kretek. Hanya, pihaknya akan lebih memilih untuk mewaspadai orang luar Kudus yang baik disengaja atau kebetulan berkunjung di Kota Kretek.

“Justru orang luar daerah ini yang perlu diwaspadai karena kita tidak tahu statusnya apakah itu OTG atau tidak, kalau masyarakat Kudus sendiri kami pikir sudah tidak masalah,” kata Hartopo, beberapa waktu lalu.

Baca: Kudus Genjot Vaksinasi di Sekolah, Seribuan Siswa Disuntik Hari IniOleh karena itu, pihak pemkab akan mengoptimalkan pengawasan pada orang luar daerah dengan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro. Ketua RT dan RW pun diharapkan punya peran lebih untuk ini.“Sehingga ketika nanti ada orang luar daerah yang berkunjung, langsung didata, dilaporkan ke Satgas sehingga bisa terlacak dengan baik,” tegas dia.Masyarakat di Kabupaten Kudus pun diharapkan untuk tidak lengah akan penerapan protokol kesehatan ketika berada di luar rumah. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler