Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada tahap penerimaan seleksi Calon Pegawai Negeri Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nonguru di lingkup Pemkab Kudus bakal dimulai pertengahan September 2021 mendatang.

Lokasi tesnya direncanaya di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Meski demikian, Pemkab Kudus masih tengah menunggu konfirmasi jadwal dari universitas tersebut.

Mengingat ada tujuh kabupaten lainnya yang juga menyelenggarakan SKD di UNS Surakarta.

“Servernya langsung dari pusat, penyedia alatnya dari UNS, kemudian dari pemkab yang nanti jadi panitia pelaksananya,” kata  Kabid Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Pegawai pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Hendro Muswinda, Senin (31/8/2021).

Mengingat belum adanya jadwal pasti pelaksanaan SKD, pihaknya mengimbau agar para pelamar yang lolos ke tahap selanjutnya untuk terus meng-update pengumuman yang ada pada website resmi Pemkab Kudus.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Kudus mendapat alokasi formasi PPPK dan CPNS dari pemerintah pusat sebanyak 496 lowongan. Rinciannya, adalah sebanyak 474 tenaga PPPK dan 22 lowongan CPNS.

Baca: Peserta Tes CPNS di Pati Wajib Ajak Dua Lansia jika Ingin Vaksin, Kenapa?Untuk tenaga PPPK terdiri dari 415 guru, kemudian tenaga kesehatan sebanyak 49 lowongan, dan tenaga teknis sebanyak sepuluh orang. Sementara untuk lowongan CPNS, terdiri dari lima lowongan tenaga kesehatan dan 17 lowongan tenaga teknis.Untuk jumlah pelamar CPNS pada tahun ini sendiri adalah sebanyak 1.283 orang. Sementara jumlah pelamar P3K non guru adalah sebanyak 197 pelamar.Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 275 pelamar CPNS dan tenaga PPPK nonguru dinyatakan tak lolos seleksi administrasi. Rinciannya, 151 pelamar dari CPNS dan 124 pelamar dari PPPK nonguru. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler