Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera melakukan pembangunan gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) di lingkungan pendapa kabupaten. Penandatanganan kontrak pun dijadwalkan hari ini dengan CV Lidya Jaya selaku pemenang lelang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus Revli Subekti mengatakan, usai penandatangan dilakukan, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah dinas-dinas. Mulai dari Dinas PKPLH, Bagian Umum, dan Dinas Perhubungan.

“Lokasi pembangunannya kan ada di sebelah Masjid Agung Kudus di dekat bangunan cagar budaya, di situ masih ada sejumlah pohon yang harus dirimbas dan masih ada mobil-mobil dinas yang harus dipindahkan,” kata Revli, Rabu (8/9/2021).

Ketika hal-hal tersebut telah dirapikan, lanjut dia, barulah alat-alat berat dikirim untuk segera dilakukan proses pembangunan. “Kira-kira dalam bulan inilah sudah mulai jalan,” kata dia.

Masa pembangunan gedung MPP sendiri, adalah selama 111 hari atau direncanakan rampung digarap pertengahan Desember mendatang. Secara perhitungan teknis, Revli optimis proyek tersebut bisa rampung tepat waktu.

“Hanya memang kami punya opsi mengajukan perpanjangan pembangunan paling lambat tanggal 28 Desember 2021,” jelas dia.

Baca: Tak Mau Tuntaskan Vaksinasi, Guru di Kudus Dilarang Ngajar PTM
Baca: Tak Mau Tuntaskan Vaksinasi, Guru di Kudus Dilarang Ngajar PTMWalau demikian, pihaknya memastikan peresmian MPP baru akan dilaksanakan di tahun 2022 mendatang. Dengan jadwal mengikuti dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan).“Karena yang akan meresmikan dari Kemenpan sendiri, namun ketika sudah siap dan jadwal dari Kemenpan belum turun maka diinstruksikan untuk soft opening dulu,” jelasnya.Pembangunan mal pelayanan publik sendiri teralokasikan sebesar Rp 6,1 miliar. Nominal tersebut belum termasuk penganggaran untuk perangkat pengisi seperti mebel dan sebagainya.Mal tersebut, sesuai rencana akan diisi sekitar 22 instansi. Selain instansi vertikal, ada juga instansi nonpemerintahan yang akan berkantor di sana. Di antaranya, KPP Praama, Samsat, PLN, dan BPOM. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler