Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Aplikasi PeduliLindungi belum bisa diterapkan di banyak pasar tradisional di Kabupaten Kudus. Alasannya, masih banyak warga Kudus yang belum menerima suntikan vaksinasi Covid-19.

Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, juga belum berencana menerapkan aplikasi tersebut di satu atau dua pasar tradisional di Kudus sebagai percontohan.

"Masih banyak warga Kudus yang belum menerima suntikan vaksin. Takutnya malah mereka tak bisa masuk, padahal ingin belanja kebutuhan pokok," kata Kepala Dinas Perdagnagan Sudiharti, Selasa (12/10/2021).

Selain itu, alasan pemulihan ekonomi juga jadi pertimbangan lainnya. Sudiharti mengatakan, banyak pasar tradisional di Kota Kretek kini tengah ramai pembeli. Artinya, pemulihan ekonomi tengah terjadi.

Baca: PeduliLindungi Bakal Dikembangkan Jadi Alat Pembayaran Digital, Ini Alasannya

Hal tersebut tentunya sangat berdampak baik di mana perputaran uang kembali terjadi lagi di pasar. Setelah pada beberapa bulan sebelumnya, banyak pasar di Kudus lesu karena adanya sejumlah pembatasan sosial.

"Saat ini tengah ramai-ramainya juga pasar itu, nanti kalau sepi lagi bagaimana. Kan kasihan pedagang dan warga yang belum divaksin," ujarnya.

Walau demikian, pihaknya memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) di pasar di Kabupaten Kudus telah sesuai standar. Mulai dari adanya Satgas hingga sarana prasarana penunjang prokes, seperti tempat cuci tangan.Baca: Naik Pesawat dan Kereta Api Tak Perlu Pakai PeduliLindungi, Ini CaranyaBanyak pedagang di Kabupaten Kudus juga, ungkap Sudiharti, juga telah didorong untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten juga sempat menyediakan vaksinasi bagi pedagang pasar, langsung di area pasar."Kami terus memantau penerapan prokesnya, cuma ya tidak bisa dipungkiri juga kalau ada satu dua pengunjung yang abai dengan prokesnya. Ketika itu ketahuan Satgas tentu akan ditegur," tandasnya.Jumlah pasar di bawah naungan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus ada sebanyak 27. Dengan yang paling besar yakni Pasar Kliwon, Pasar Bitingan, Pasar Baru, dan Pasar Piji. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler