Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Olahan daging ayam kalkun memang masih terdengar awam bagi sebagian masyarakat. Umumnya, daging yang dikonsumsi kalau tidak ayam pedaging, ya ayam kampung.

Namun jangan salah, olahan daging kalkun juga tak kalah lezatnya. Sama seperti ayam pada umumnya, daging kalkun juga bisa diolah ke beraneka jenis makanan. Mulai dari sate, tongseng, rica, dan satu yang mungkin belum pernah Anda coba, yakni olahan pecak.

Jika Anda berminat merasakan makanan pecak kalkun, Anda bisa mengunjungi satu warung di Kecamatan Undaan, tepatnya di Undaan tengah Gang 14, Kabuoaten Kudus. Warung dengan nama Ratu Pecak itu, menyediakan berbagai olahan kalkun, dengan menu andalan pecak kalkun.

Pemiliknya, Awan Binuko menjelaskan jika pecak merupakan nama lain dari penyet. Namun dalam menu penyet pecak, sambalnya berbeda dari penyet biasa. Yakni adanya tuangan santan yang membasahi sambal mentah yang fresh.

“Sehingga karakteristik sambalnya jadi pedas gurih, ini yang membedakan pecak dengan penyet,” ujar Awan.

[caption id="attachment_246322" align="alignleft" width="1280"] Warung Ratu Pecak yang sajikan menu pecak kangkong. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]

Untuk daging kalkunnya sendiri, setelah dibumbui dengan bumbu khusus, daging lalu digoreng hingga matang. Kemudian dipenyet dan dibaurkan dengan sambal santan tadi.

Baca: Tahu Tuna Kedai Wawan’s Kudus, Kuah atau Goreng Rasanya Yahud

Soal level pedas, Awan mengatakan jika pelanggan bisa memilih tingkatnya. Mulai dari pedas sedikit sampai pedas nampol atau pedas sekali. “Jadi mereka order pedasnya, baru kami buatkan sambal pecaknya,” kata dia.

Pecak kalkun kemudian disajikan dengan nasi panas lengkap dengan lalapan dan bawang goreng di atas nasi. Awan menjamin, sensai memakan pecak kalkun dipadu padankan dengan nasi panas bikin penikmatnya tak bisa berhenti makan.“Nasi panas yang dipadukan dengan sambal pecak dan daging kalkun yang gurih adalah perpaduan yang pas,” ujarnya.Baca: Makoju, Makaroni Buatan Emak Cantik di Kudus Cocok untuk VegetarianSeporsi pecak kalkun sendiri, dibanderol dengan harga Rp 30 ribu saja. Harga tersebut, sudah termasuk nasi, lalapan, dan minum es teh manis. Awan membuka tempat makannya mulai pukul 10 pagi hingga 9 malam.“Bagi yang kurang bisa menikmati pedas, kami juga menyediakan olahan kalkun lain seperti sate kalkun, rica kalkun, dan tongseng kalkun yang tentunya tak kalah nikmat dari si pecak kalkun ini,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha https://www.youtube.com/watch?v=Q8oUukXVMQo

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler