Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus kini hanya tersisa enam orang saja. Keseluruhan dari mereka kini menjalani isolasi mandiri (isoman).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo menyampaikan, data per Kamis (21/10/2021) tak ada pasien konfirmasi yang dirawat. "Semuanya pasien kini menjalani isoman," kata Badai.

Sementara untuk konfirmasi total, Badai mengatakan sudah ada sebanyak 16.799 warga Kudus yang terpapar Covid-19. Kemudian 15.411 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.

"Sementara 1.382 sisanya meninggal dunia saat terkonfirmasi dan enam lainnya adalah pasien aktif saat ini," sambung Badai.

Walau kini kasus Covid-19 telah melandai di Kota Kretek, pihaknya berharap warga Kudus tidak mengendorkan penerapan protokol kesehatan. Sehingga landainya kasus bisa bertahan lama.

Baca: Tak Ada Lagi Desa Zona Oranye di Kudus
Baca: Tak Ada Lagi Desa Zona Oranye di KudusProtokol kesehatan yang dimaksud Badai antara lain memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) sendiri terus melakukan penggenjotan vaksinasi bagi warga Kudus. Dengan begitu, kekebalan komunal bisa segera tercapai."Ketika ada dropping vaksin, langsung kami salurkan ke faskes-faskes untuk segera disuntikkan ke masyarakat," pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler