Pemkab Kudus Upayakan Bantuan Alat Usaha ke Buruh Rokok
Anggara Jiwandhana
Jumat, 17 Desember 2021 14:00:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus akan mengupayakan pemberian alat pada buruh rokok yang mengikuti pelatihan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) di pekan ini.
Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan pemberian alat usaha diharapkan bisa mendorong peserta untuk terus berlatih.
“Nanti dari Dinas kami minta supaya bisa berkoordinasi dengan kementerian soal ini,” kata Hartopo.
Walau demikian, khusus untuk peserta pelatihan barista, tidak bisa diberikan satu orang satu alat. Namun bisa saja diberikan satu alat untuk satu kelompok.
“Jadi bisa barengan, bisa juga nanti kan buka usaha bareng-bareng,” ujarnya.
Hartopo mengatakan, masing-masing peserta akan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp 3 juta dalam pelatihan ini. Itu juga sebagai modal bagi para peserta untuk mengembangkan pelatihannya lagi di luar kelas.
“Nanti ke depan coba ditambah lagi uang pembinaannya, misal Rp 5 juta, yang dua juta untuk pembinaan, yang Rp 3 juta untuk urun kelompok beli alatnya, itu juga bisa,” jelas dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Hartopo ikut mencoba pelatihan menjadi barista. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus akan mengupayakan pemberian alat pada buruh rokok yang mengikuti pelatihan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) di pekan ini.
Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan pemberian alat usaha diharapkan bisa mendorong peserta untuk terus berlatih.
“Nanti dari Dinas kami minta supaya bisa berkoordinasi dengan kementerian soal ini,” kata Hartopo.
Walau demikian, khusus untuk peserta pelatihan barista, tidak bisa diberikan satu orang satu alat. Namun bisa saja diberikan satu alat untuk satu kelompok.
“Jadi bisa barengan, bisa juga nanti kan buka usaha bareng-bareng,” ujarnya.
Hartopo mengatakan, masing-masing peserta akan mendapatkan uang pembinaan senilai Rp 3 juta dalam pelatihan ini. Itu juga sebagai modal bagi para peserta untuk mengembangkan pelatihannya lagi di luar kelas.
“Nanti ke depan coba ditambah lagi uang pembinaannya, misal Rp 5 juta, yang dua juta untuk pembinaan, yang Rp 3 juta untuk urun kelompok beli alatnya, itu juga bisa,” jelas dia.
Baca: