Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tumpukan gas elpiji di pangkalan Pertamina. (MURIANEWS/Istimewa)
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengajukan penambahan alokasi gas elpiji melon atau tiga kilogram di tahun 2022 mendatang. Alasannya, adalah banyak pengguna gas elpiji baru pada tahun 2021 ini.
Pada tahun 2021 sendiri, alokasi gas subsisi untuk Kota Kretek telah meningkat dibanding tahun 2020 lalu.
“Kami ajukan penambahan lagi, sekitar 12 persen dari alokasi tahun ini yang mencapai 27.961 metrik ton (MT) karena banyak pengguna baru,” kata Kepala Seksi Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Teddy Hermawan, Sabtu (23/10/2021).
Teddy mengatakan, para pengguna baru banyak dari kalangan usaha mikro yang banyak bermunculan di masa pandemi Covid-19. Selain itu, banyak warga Kudus
yang juga beralih profesi jadi pelaku usaha kuliner.
Selain itu, para pedagang kaki lima lama juga tetap membutuhkan pasokan elpiji bersubsidi. Kemudian juga panti sosial yang perlu mendapatkan alokasi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



