Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus –  Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah telah menyiapkan modal Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK) di wilayahnya sebesar Rp 7,2 miliar, dari total dana Rp 7,5 miliar yang disiapkan.

Ratusan pelaku usaha mikro dan kecil di Jawa tengah dan DIY telah mendapat suntikan modal ini. Di Kabupaten Kudus sendiri, ada sebanyak 23 UMKM mitra binaan yang turut menerima kucuran tersebut.

Area Manager Comm, Rell & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, pemberian dana adalah berupa pinjaman lunak bagi para pelaku usaha. Dengan bunga yang dibayarkan sebanyak enam persen.

"Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam memajukan bisnis-bisnis yang tengah berkembang sehingga bisa lebih maju lagi tanpa mengkhawatirkan pinjaman," kata Brasto, Rabu (27/10/2021).

Pertamina saat ini masih membuka kesempatan para pelaku UMKM untuk melakukan pinjaman. Yakni dengan menghubungi call center Pertamina di 135 atau laman resminya di www.pertamina.com.

"Mereka kemudian akan diverifikasi dan dinilai kemampuannya, barulah akan dicairkan pinjaman sesuai hasil verifikasinya, hingga akhir tahun ini masih bisa," pungkas Brasto.

Salah satu mitra binaan Pertamina yang terbilang berhasil adalah Sanggar Muria Batik Kudus milik Yuli Astuti.

Baca: Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk Daftar Wanita Berpengaruh Versi FortunePinjaman awal dari Pertamina, kata dia, awalnya hanya Rp 10 juta. Setelah berkembang, kemudian meminjam lagi sebanyak Rp 150 juta guna meningkatkan kapasitas produksinya.Selain bantuan permodalan, Yuli mengatakan jka Pertamina turut melakukan pembinaan dan promosi dengan cara pameran di luar negeri. Dia, jadi salah satu mitra binaan yang merasakan hal tersebut.“Semua diongkosi Pertamina, saat itu saya pameran internasional pertama kali di Malaysia,” ujar dia.Yuli sendiri, menjadi mitra binaan pada tahun 2017. Setahun berselang, dia kemudian meraih juara Local Hero Pertamina tahun 2018. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler